Wednesday, 12 July 2017

Pertanyaan tentang dunia ini

*Seorang Guru berkumpul dgn murid2nya, kemudian beliau mengajukan 6 pertanyaan :*
 
Pertanyaan 1 : "Apakah yg *PALING TAJAM* di dunia ini ?
Muridnya menjwb dgn serentak "Pedang"
Jwb Guru : Bukan, yg paling tajam adalah *"Lidah Manusia"* karena melalui lidah, manusia dgn mudahnya memfitnah orang, menyakiti hati, melukai perasaan org lain, dll.
 
Pertanyaan 2 : Apa yg *PALING JAUH* dari diri kita di dunia ini ?
Murid ada yg menjwb : "Antartika, bulan, matahari". 
Jwb Guru : Keliru anak2. Yg paling benar adalah *“Masa Lalu"*, Siapa pun kita, bagaimana pun kita dan betapa kayanya kita, tetap kita TIDAK bisa kembali ke masa lalu. Sebab itu, kita harus menjaga tutur kata dan perilaku baik kita hari ini dan hari-hari yg akan datang.
 
Pertanyaan 3 : Apa yg *PALING BESAR* di dunia ini ?
Muridnya ada yg menjwb "gunung, bumi, matahari". 
Jawab Guru : Bukan, yg plg besar dari yg ada di dunia ini ialah *"Nafsu"*. Banyak manusia menjadi celaka karena menuruti hawa nafsunya. Segala cara dihalalkan demi mewujudkan impian nafsu duniawinya. Karena itu, kita harus hati-hati dgn hawa nafsu kita.
 
Pertanyaan 4 :"Apa yg *PALING BERAT* di dunia ini ?".
Di antara muridnya ada yg menjwb :"baja, besi, gajah!",
Jwb Guru : Bukan anak2. Yg paling berat adalah *"Berjanji"*.
Hal yg gampang diucapkan tapi sulit dilakukan. Ingat, janji itu utang!
 
Pertanyaan 5 : "Apa yg *PALING RINGAN* di dunia ini ?"
Ada yg menjwb: "Kapas, angin, debu, daun"
Jwb Guru : Yg paling ringan di dunia ini adalah *"Meninggalkan Ibadah".*
 
Lalu pertanyaan 6 :Apa yg *PALING DEKAT* dgn diri kita di dunia ini ?
Muridnya serentak menjwb : "orang tua, sahabat, teman, kerabatnya".
Jawab Guru : Keliru. Yg paling dekat dgn kita adalah *"KEMATIAN".* Sebab kematian adalah PASTI adanya & tiap detik bisa saja terjadi.

Lalu, sang Guru berpesan:
"Anak-anaku, kalian jangan bangga dgn tempat tidur yg empuk, krn tempat tidur kita yg terakhir adalah *TANAH.*

Jangan bangga dgn rumah mewah, krn rumah terakhir kita adalah *KUBURAN*

Jangan bangga dgn titel/gelar, krn titel kita yg terakhir adalah *ALMARHUM* (Alm.).

Jangan bangga dgn wajah yg ganteng/cantik, krn wajah kita yg terakhir adalah *TENGKORAK.*

Jangan bangga dgn mobil mewah anda, krn mobil terakhir yg kita naiki adalah *KERANDA*

Jangan bangga dgn hp mahal/canggih, krn alat komunikasi yg bisa menyelamatkan adalah *DOA.*

Semoga bermanfaat..menjelang ramadhan apabila ada kesalahan mohon dibukakan pintu maaf yg seluas- luasnya kpd saya &sekeluarga ..... 🙏🙏🙏

Nafsu Tersembunyi

💢NAFSU TERSEMBUNYI💢

Beberapa pakar sejarah Islam meriwayatkan sebuah kisah menarik.

📘Kisah  Ahmad bin Miskin, seorang ulama abad ke-3 Hijriyah dari kota Basrah, Irak.
●●●●
Menuturkan lembaran episode hidupnya, Ahmad bin Miskin bercerita:

✏💫Aku pernah diuji dengan kemiskinan pada tahun 219 Hijriyah.
Saat itu, aku sama sekali tidak memiliki apapun, sementara aku harus menafkahi seorang istri dan seorang anak. Lilitan hebat rasa lapar terbiasa mengiringi hari-hari kami.

Maka aku berazam untuk menjual rumah dan pindah ke tempat lain. Akupun berjalan mencari orang yang bersedia membeli rumahku.

Bertemulah aku dengan sahabatku Abu Nashr dan kuceritakan kondisiku. Lantas, dia malah memberiku 2 lembar roti isi manisan dan berkata: "berikan makanan ini kepada keluargamu."

Di tengah perjalanan pulang, aku berpapasan dengan seorang wanita fakir bersama anaknya,Tatapannya jatuh pada kedua lembar rotiku. Dengan memelas dia memohon:

"Tuanku, anak yatim ini belum makan, tak kuasa menahan siksa lapar. Tolong beri dia sesuatu yang bisa dia makan,Semoga Allah merahmati Tuan."

Sementara itu, si anak menatapku polos dengan tatapan yang takkan kulupakan sepanjang hayat. Tatapan matanya menghanyutkan akalku dalam khayalan ukhrowi, seolah-olah surga turun ke bumi, menawarkan dirinya kepada siapapun yang ingin meminangnya, dengan mahar mengenyangkan anak yatim miskin dan ibunya ini.

Tanpa ragu sedetikpun, kuserahkan semua yang ada ditanganku. "Ambillah, beri dia makan", kataku pada si ibu.

Demi Allah, padahal waktu itu tak sepeserpun dinar atau dirham kumiliki. Sementara di rumah, keluargaku sangat membutuhkan makanan itu.

Spontan, si ibu tak kuasa membendung air mata dan si kecilpun tersenyum indah bak purnama.

Kutinggalkan mereka berdua dan kulanjutkan langkah gontaiku, sementara beban hidup terus bergelayutan dipikiranku.

Sejenak, kusandarkan tubuh ini di sebuah dinding, sambil terus memikirkan rencanaku menjual rumah.

Dalam posisi seperti itu, tiba tiba Abu Nashr terbang kegirangan mendatangiku.

"Hei, Abu Muhammad! Kenapa kau duduk duduk di sini sementara limpahan harta sedang memenuhi rumahmu?", tanyanya.

"Subhanallah....!", jawabku kaget. "Dari mana datangnya?"

"Tadi ada pria datang dari Khurasan. Dia bertanya tanya tentang ayahmu atau siapapun yang punya hubungan kerabat dengannya. Dia membawa berduyun-duyun angkutan barang penuh berisi harta", ujarnya.
"Terus?", tanyaku keheranan.
"Dia itu dahulu saudagar kaya di Bashroh ini. Kawan ayahmu. Dulu ayahmu pernah menitipkan kepadanya harta yang telah ia kumpulkan selama 30 tahun. Lantas dia rugi besar dan bangkrut. Semua hartanya musnah, termasuk harta ayahmu.

Lalu dia lari meninggalkan kota ini menuju Khurasan. Di sana, kondisi ekonominya berangsur-angsur membaik. Bisnisnya melejit sukses. Kesulitan hidupnya perlahan lahan    pergi, berganti dengan limpahan kekayaan.

Lantas dia kembali ke kota ini, ingin meminta maaf dan memohon keikhlasan ayahmu atau keluarganya atas kesalahannya yang lalu.

Maka sekarang, dia datang membawa seluruh harta hasil keuntungan niaganya yang telah dia kumpulkan selama 30 tahun berbisnis. Dia ingin berikan semuanya kepadamu, berharap ayahmu dan keluarganya berkenan memaafkannya."

💫Mengisahkan awal episode baru hidupnya, Ahmad bin Miskin berujar :

"Kalimat puji dan syukur kepada-Nya berdesakan meluncur dari lisanku. Sebagai bentuk syukurku, segera kucari wanita faqir dan anaknya tadi. Aku menyantuni dan menanggung biaya hidup mereka seumur hidup.

Aku pun terjun di dunia bisnis seraya menyibukkan diri dengan kegiatan sosial, sedekah, santunan dan berbagai bentuk amal shalih. Adapun hartaku, dia terus bertambah ruah tanpa berkurang.

_Tanpa sadar, aku merasa takjub dengan amal shalihku. Aku merasa, telah mengukir lembaran catatan malaikat dengan hiasan amal kebaikan. Ada semacam harapan pasti dalam diri, bahwa namaku mungkin telah tertulis di sisi Allah dalam daftar orang orang shalih._

●●●
😔Suatu malam, aku tidur dan bermimpi.
Aku lihat, diriku tengah berhadapan dengan hari kiamat.
Aku juga lihat, manusia bagaikan ombak, bertumpuk dan berbenturan satu sama lain.

Aku juga lihat, badan mereka membesar. Dosa dosa pada hari itu berwujud dan berupa, dan setiap orang memanggul dosa dosa itu masing-masing di punggungnya.

Bahkan aku melihat, ada seorang pendosa yang memanggul di punggungnya beban besar seukuran KOTA (kota tempat tinggal, pent), isinya hanyalah dosa-dosa dan hal hal yang menghinakan.

Kemudian, timbangan amal pun ditegakkan, dan tiba giliranku untuk perhitungan amal.

Seluruh amal burukku ditaruh di salah satu daun timbangan, sedangkan amal baikku di daun timbangan yang lain. Ternyata, amal burukku jauh lebih berat daripada amal baikku.

Tapi ternyata, perhitungan belum selesai. Mereka mulai menaruh satu persatu berbagai jenis amal baik yang pernah kulakukan.

Namun alangkah ruginya, ternyata dibalik semua amal itu terdapat

*NAFSU TERSEMBUNYI*.

Nafsu tersembunyi itu adalah

_riya, ingin dipuji, merasa bangga dengan amal shalih._

Semua itu membuat amalku tak berharga. Lebih buruk lagi, ternyata tidak ada satupun amalku yang lepas dari nafsu nafsu itu.

Aku putus asa.
Aku yakin aku akan binasa.
Aku tidak punya alasan lagi untuk selamat dari siksa neraka.

Tiba-tiba, aku mendengar suara, "masihkah orang ini punya amal baik?"

"Masih", jawab seseorang. "Masih tersisa ini."

Aku pun penasaran, amal baik apa gerangan yang masih tersisa?
Aku berusaha melihatnya. Ternyata, itu HANYALAH dua lembar roti isi manisan yang pernah kusedekahkan kepada wanita fakir dan anaknya.

Habis sudah harapanku.
Sekarang aku benar benar yakin akan binasa sejadi jadinya.

Bagaimana mungkin dua lembar roti ini menyelamatkanku, sedangkan dulu aku pernah bersedekah 100 dinar sekali sedekah (100 dinar = +/- 425 gram emas), dan itu tidak berguna sedikit pun. Aku merasa benar benar tertipu habis habisan.

Segera 2 lembar roti itu ditaruh di timbanganku. Tak kusangka, ternyata timbangan kebaikanku bergerak turun sedikit demi sedikit, dan terus bergerak turun sampai sampai lebih berat sedikit dibandingkan timbangan kejelekan.

Tak sampai disitu, tenyata masih ada lagi amal baikku. Yaitu berupa air mata wanita faqir itu yang mengalir saat aku berikan sedekah. Air mata tak terbendung yang mengalir kala terenyuh akan kebaikanku. Aku, yang kala itu lebih mementingkan dia dan anaknya dibanding keluargaku.

Sungguh tak terbayang, saat air mata itu ditaruh, ternyata timbangan baikku semakin turun dan terus turun. Hingga akhirnya aku mendengar seseorang berkata, "Orang ini telah selamat."
●●●

🔶Adakah terselip dlm hati kita hawa nafsu ingin dilihat hebat oleh org lain pada amal-amal perbuatan kita?

Buang sekarang keinginan itu..
biarkan hanya untuk Allah saja. Karena segala sesuatu yang selain karena-Nya hanya tipuan kosong belaka.

Mudah2an cerita ini memberikan inspirasi agar tidak ria tapi lebih ikhlas dlm  beramal baik dlm keadaan lapang atau sempit.

Ya Allah jadikanlah amalan kami selalu ikhlas hanya karena Engkau semata.

Aamiin...

Saturday, 8 July 2017

Dahsyatnya Surat Al-Ikhlas

*DAHSYATNYA SURAT AL- IKHLAS* 
{ Sempatkanlah sebentar untuk membaca tulisan ini }
Rasulullah Muhammad SAW pada suatu ketika bersabda :
”Demi Allah yang jiwaku di GenggamanNYA, sesungguhnya :
*QUL HUWALLAHU AHAD* itu tertulis di sayap Malaikat Jibril.
*ALLAHHUS SOMAD*  itu tertulis disayap Malaikat Mikail.
*LAMYALID WALAM YUULAD* tertulis
pada, sayap Malaikat Izra'il ,
*WALAM YAKULLAHU KUFUWAN AHAD*  tertulis pada sayap Malaikat Israfil "
Berkata Ibnu Abbas r.a. bahwa Rasulullah SAW telah bersabda: *Ketika saya {Rasulullah SAW} Isra’ ke langit, saya melihat Arasy di atas 360,000 pilar dan jarak jauh antara satu pilar ke satu pilar yang lain ialah 300,000 tahun perjalanan* . .
*Pada tiap-tiap pilar  itu terdapat padang pasir yang jumlahnya 12,000 dan luasnya setiap satu padang itu seluas dari Timur  hingga ke Barat* .
*Pada setiap padang itu terdapat 80,000 Malaikat yang mana kesemuanya membaca surat Al-Ikhlas* .
Setelah mereka selesai membaca Surah tersebut maka berkata mereka :
”Wahai Tuhan kami, sesungguhnya pahala dari bacaan ini kami berikan kepada orang yang membaca surah
Al-Ikhlas baik lelaki maupun perempuan.”.
Riwayat Anas bin Malik juga merekam kisah berkaitan surat Al-Ikhlas.
*Suatu ketika 70.000 Malaikat diutus datang kepada seorang sahabat di Madinah yang meninggal* .
Kedatangan para Malaikat itu hingga meredupkan cahaya matahari. *70.000 Malaikat itu diutus hanya  karena almarhum sering membaca surat ini* .
Anas bin Malik yang saat itu bersama Nabi Muhammad SAW di Tabuk merasakan cahaya matahari redup tidak seperti biasanya dan Malaikat Jibril datang kepada  Nabi untuk memberitakan kejadian yang sedang terjadi di Madinah.
Rasulullah S.A.W bersabda :
Barangsiapa membaca surah Al-Ikhlas sewaktu sakit sehingga dia meninggal dunia, maka tubuhnya tidak akan membusuk didalam kuburnya, akan selamat dia dari kesempitan kuburnya dan para Malaikat akan  membawanya dengan sayap mereka melintasi Titian Siratul Mustaqim lalu menuju ke Surga. (HR Qurthuby).

Dahsyatnya Surat Al-Ikhlas

*DAHSYATNYA SURAT AL- IKHLAS* 
{ Sempatkanlah sebentar untuk membaca tulisan ini }
Rasulullah Muhammad SAW pada suatu ketika bersabda :
”Demi Allah yang jiwaku di GenggamanNYA, sesungguhnya :
*QUL HUWALLAHU AHAD* itu tertulis di sayap Malaikat Jibril.
*ALLAHHUS SOMAD*  itu tertulis disayap Malaikat Mikail.
*LAMYALID WALAM YUULAD* tertulis
pada, sayap Malaikat Izra'il ,
*WALAM YAKULLAHU KUFUWAN AHAD*  tertulis pada sayap Malaikat Israfil "
Berkata Ibnu Abbas r.a. bahwa Rasulullah SAW telah bersabda: *Ketika saya {Rasulullah SAW} Isra’ ke langit, saya melihat Arasy di atas 360,000 pilar dan jarak jauh antara satu pilar ke satu pilar yang lain ialah 300,000 tahun perjalanan* . .
*Pada tiap-tiap pilar  itu terdapat padang pasir yang jumlahnya 12,000 dan luasnya setiap satu padang itu seluas dari Timur  hingga ke Barat* .
*Pada setiap padang itu terdapat 80,000 Malaikat yang mana kesemuanya membaca surat Al-Ikhlas* .
Setelah mereka selesai membaca Surah tersebut maka berkata mereka :
”Wahai Tuhan kami, sesungguhnya pahala dari bacaan ini kami berikan kepada orang yang membaca surah
Al-Ikhlas baik lelaki maupun perempuan.”.
Riwayat Anas bin Malik juga merekam kisah berkaitan surat Al-Ikhlas.
*Suatu ketika 70.000 Malaikat diutus datang kepada seorang sahabat di Madinah yang meninggal* .
Kedatangan para Malaikat itu hingga meredupkan cahaya matahari. *70.000 Malaikat itu diutus hanya  karena almarhum sering membaca surat ini* .
Anas bin Malik yang saat itu bersama Nabi Muhammad SAW di Tabuk merasakan cahaya matahari redup tidak seperti biasanya dan Malaikat Jibril datang kepada  Nabi untuk memberitakan kejadian yang sedang terjadi di Madinah.
Rasulullah S.A.W bersabda :
Barangsiapa membaca surah Al-Ikhlas sewaktu sakit sehingga dia meninggal dunia, maka tubuhnya tidak akan membusuk didalam kuburnya, akan selamat dia dari kesempitan kuburnya dan para Malaikat akan  membawanya dengan sayap mereka melintasi Titian Siratul Mustaqim lalu menuju ke Surga. (HR Qurthuby).

Kode Dari Allah

KODE DARI BOS BESAR YANG PUNYA DUNIA DAN SEGALA ISI NYA

Oleh : Ustad Felix Siauw

Udah dikasih kode, kok engga peka......

Kode apa sih?

Jadi gini, pernah gak temen-temen Lagi enak-enaknya tidur, eh Tiba - tiba banyak nyamuk yang menggigit kita, akhirnya terbangun dari tidur. Lihat jam ternyata jam 02.00
Lalu ambil obat nyamuk, terus tidur lagi

😴😴😴

Setengah jam kemudian terbangun lagi karena kebelet buang air kecil. Setelah buang air, lihat jam ternyata masih jam 02.30 Ya udah deh, tidur lagi.

💤💤💤

Lalu Udara dingin banget, bangun terus ambil selimut. Ternyata masih jam 03.00, Pasang selimut terus tidur lagi, dengan kehangatan selimut.

😴😴😴

💤💤💤
"AAAAHHHH..!!!! TIDAAAKK..!!!"

Terbangun...
Huft.. Ternyata tadi mimpi buruk. Lihat jam masih jam 03.30
"Tidur lagi ah, lumayan masih shubuh masih lama nih"

😴😴😴 💤💤💤

Sering kali kita tidak peka terhadap hal seperti itu, tidakkah kita merasa itu adalah kode dari Allah bahwa Allah sedang kangen sama kita?

❓❓❓

Allah ingin kita sholat malam, ingin mendengar doa - doa kita dan curhat kita. Allah lagi rindu kita

#PekaDong 😇😇😇

Di sepertiga malam Allah turun dari 'Arsy menuju langit bumi.
Allah datang, eh kita malah tidur..

😴😴😴

☝ ☝ ☝

Katanya pengen hidup berubah, sukses, pengen meng-hajikan orang tua, pengen punya rumah, pengen punya mobil dan motor, Terus katanya pengen dapat jodoh *ehh...

😅😅😅

Ketika manusia memberi kode kepada orang lain, terus orang tersebut nggak peka, pasti sakit hatikan ??
Terus bilang deh, "Kenapa sih kamu enggak peka sama aku?

❓❓❓

Coba bayangkan sudah berapa kali kita abaikan kode - kode dari Allah??

❓❓❓
☝ ☝ ☝

Nanti malam kalau dapat kode dari Allah, peka yaaa 😊...

Terus curhat deh pengen apa aja 😍

Tuesday, 4 July 2017

Ruqiyah mandiri

Ruqiyah mandiri
*Ruqiyah Rumah*

Keterangan:
Tutorial ini bisa dilakukan untuk meruqyah tempat, gedung, kantor, tempat usaha dll. Ruqyah ini ditujukan untuk memusnahkan sihir-sihir di rumah. Karakteristik terdapat sihir dirumah adalah rumah terasa panas, sering ribut dan banyak perselisihan.

Tehnik Ruqyah:

Lakukan Muqodimah Ruqyah

Ambil satu galon Air (bisa menggunakan galon atau air sebanyak 20liter) lalu bacakan Al Fatihah, 3Qul, Ayat Kursi, Al A’raf 117-122, Yunus 81-82 dan Thaha 69 dan tiupkan sebanyak 11x.

Minumkan 2 gelas, cipratkan dirumah 2 Gelas (Campur dengan satu ember Air), Mandikan 2 Gelas (Campurkan di bak mandi atau wadah).

Lakukan selama 11 hari, jika galon habis maka buat lagi dengan komposisi yang sama. Sebaiknya buat satu galon air husus.

Jangan heran jika tiba-tiba terdengar suara jeritan, melihat asap seperti ada sesuatu terbakar, mencium bau hangus, atau melihat mahluk-mahluk yang selalu mengejar-ngejar dialam mimpi (tikus, ular, cicak, semut dll) mati bergelimpangan. Itu salah satu tanda keberhasilan, Allah menunjukan sihirnya.

Tutorial dari Syaikh ben Halima ini, sudah dilakukan ratusan atau ribuan orang, dan tidak terhitung yang berhasil.

RAMADHAN YANG DIRINDUKAN

*RAMADHAN YANG DIRINDUKAN*
(Oase Iman Buya Yahya)

Tak terasa kita sudah berada di hadapan  bulan agung dan mulia. Bulan yang dirindukan kedatangannya oleh para kekasih Allah SWT. Dan hanya kekasih Allah-lah yang merindukan bulan mulia ini.

Yang tidak pernah merindukannya tidak akan pernah merasa perlu untuk menyambutnya. Yang tidak rindu untuk menyambutnya tidak akan bisa memuliakannya.  Dan yang tidak memuliakannya tidak akan dimuliakan oleh Allah SWT.

Jangan ada yang tertinggal di antara kita di bulan suci Ramadhan dari rombongan orang-orang pilihan Allah SWT. Jangan tunda esok hari, akan tetapi sekarang dan saat inilah waktunya kita untuk mempersiapkan diri menyambut bulan Ramadhan. Mengatur waktu kegiatan yang akan kita laksanakan di hari-hari Ramadhan. Kapan kita bekerja dan kapan kita beribadah. Jadwal harus  kita buat atas dasar kerinduan kepada Allah SWT.

Mari kita sadari bahwa bulan ramadhan ini adalah bulan mulia bulan Allah SWT  melipat-gandakan pahala amal kebaikan yang kita lakukan. Yang tidak menyadari kedatangan dan kemuliaan bulan Ramadhan ia akan keluar dari Ramadhan seperti orang yang tidak pernah memasuki bulan Ramadhan. Tidak mendapatkan pengampunan dan kemuliaan dari Allah SWT. Itulah orang-orang celaka yang pernah disebutkan oleh Rasululloh SAW.

           Dan disaat kita sudah memasuki bulan Ramadan nanti, senantiasa hadirkanlah  kemuliaan Ramadhan di hati kita dalam segala aktivitas kita. Kita perbanyak  untuk bisa beri’tikaf di masjid. Jika kita tergolong orang yang sibuk dengan pekerjaan di pasar atau di kantor, jadikanlah sepanjang kita di dalam tugas pekerjaan tersebut senantiasa dalam dzikir kepada Allah SWT.

Hal lain yang harus kita persiapkan untuk menyambut ramadhan adalah persiapan hati yang lapang kepada sesama. Lebih khusus adalah kepada orang tua, suami, istri, kerabat dekat dan tetangga. Kelapangan dada itu adalah  kunci untuk mewujudkan  keindahan kita dalam beribadah dibulan Ramadhan. Adanya  rasa saling mencintai karena Allah SWT baik itu antara suami istri, tetangga atau yang lainnya. Hal ini akan mempermudah untuk melakukan amal baik bersama dalam kebersamaan.

Kedengkian hanya akan menghadirkan gunjingan dan kebencian yang akan menjadikan hidup ini tidak nyaman. Lapar dan dahaga di siang hari  bulan Ramadhan akan semakin terasa berat jika dibarengi dengan hati yang saling membenci dan permusuhan.

Alangkah tepatnya jika bulan ramadhan kita jadikan bulan untuk memulai segala keindahan dan mengakhiri segala kebencian dan permusuhan.

Wallahu a'lam bishshowab