Thursday, 19 October 2017

Pengsruh Uang

HALLO.. KENALKAN.

```Namaku : UANG...

Nama panggilan : DUIT...

Nama ukhuwah : FULUS...

Nama tenar : MONEY...

Wajahku biasa saja...

Fisikku juga lemah...

Namun aku mampu merombak tatanan dunia...

Aku juga "bisa" merubah Perilaku...

Bahkan sifat Manusia...

Karena manusia mengidolakan aku...

Banyak orang merubah kepribadiannya...

Mengkhianati teman...

Menjual tubuh...

Bahkan meninggalkan keyakinan imannya, demi aku...!!!

Aku tidak mengerti perbedaan orang saleh dan bejat...

Tapi manusia memakai aku menjadi patokan derajat...

Menentukan kaya miskin dan terhormat atau terhina...

Aku bukan iblis...

Tapi sering orang melakukan kekejian demi aku...!!!

Aku juga bukan orang ketiga...

Tapi banyak suami istri pisah gara-gara aku...

Kakak dan adik beradu dan saling benci karena aku...

Anak dan orangtua berselisih gara-gara aku...!!!

Sangat jelas juga aku bukan Allah...

Tapi manusia menyembah aku seperti Allah...

Bahkan kerap kali hamba-hamba Allah lebih menghormati aku...

Padahal Allah sudah pesan jangan jadi hamba uang...

Seharusnya aku melayani manusia...

Tapi kenapa malah manusia mau jadi budakku...???

Aku tidak pernah mengorbankan diriku untuk siapa pun...

Tapi banyak orang rela mati demi aku...

Perlu aku ingatkan...

Aku hanya bisa menjadi alat bayar resep obat anda...

Tapi tidak mampu memperpanjang hidup anda...!!!

Kalau suatu hari anda di panggil Allah...

Aku tidak akan bisa menemani anda...

Apalagi menjadi penebus dosa-dosa anda...

Anda harus menghadap sendiri kepada sang Pencipta lalu menerima penghakiman-NYA...!!!

Saat itu...

Allah pasti akan hitung-hitungan dengan anda...

APAKAH SELAMA HIDUP ANDA MENGGUNAKAN aku dengan baik...

Atau sebaliknya MENJADIKAN aku sebagai tuhan kalian...???

➡ Ini informasi terakhirku :
Aku TIDAK ADA DI SURGA...
Jadi jangan cari aku disana...

➡ SARANKU :
1. Jangan terlalu sayang sama aku...!!!
2. Gunakan aku untuk temanmu dalam kubur dengan banyak sedekah berinfak,berzakat, Jangan lupa berdoa, dan beramal agar aku jadi BERKAH di dunia dan akhirat...!!!```

Kemuliaan pelajar walaupun tidak dapat ilmu

*KEMULIAAN PELAJAR WALAUPUN TIDAK MENDAPATKAN ILMU*

Dinukil dari kitab Tanbihul Ghofilin karangan Abul Laist As Samarqondi :

تنبيه الغافلين  أبو الليث السمرقندي.
يُقَالُ مَنِ انْتَهَى إِلَى الْعَالِمِ، وَجَلَسَ مَعَهُ، وَلَا يَقْدِرُ عَلَى أَنْ يَحْفَظَ الْعِلْمَ، فَلَهُ سَبْعُ كَرَامَاتٍ
Dikatakan bahwa seseorang yang telah sampai kepada orang yang alim dan duduk bersamanya tetapi dia tidak mampu menghafalkan ilmu, maka orang tersebut mendapatkan tujuh kemuliaan :

أَوَّلُهَا: يَنَالُ فَضْلَ الْمُتَعَلِّمِينَ.
1. mendapatkan keutamaan orang-orang yang belajar.

وَالثَّانِي: مَا دَامَ جَالِسًا عِنْدَهُ كَانَ مَحْبُوسًا عَنِ الذُّنُوبِ وَالْخَطَأِ.
2. selama masih duduk bersama orang alim maka dia tercegah dari melakukan dosa dan kesalahan.

وَالثَّالِثُ: إِذَا خَرَجَ مِنْ مَنْزِلِهِ تَنْزِلُ عَلَيْهِ الرَّحْمَةُ
3. ketika keluar dari rumahnya maka rahmat turun kepadanya.

وَالرَّابِعُ: إِذَا جَلَسَ عِنْدَهُ، فَتَنْزِلُ عَلَيْهِمُ الرَّحْمَةُ، فَتُصِيبُهُ بِبَرَكَتِهِمْ.
4. ketika dia duduk disamping orang alim kemudian rahmat turun kepada mereka maka dia pun mendapatkan rahmat sebab berkah mereka.

وَالْخَامِسُ: مَا دَامَ مُسْتَمِعًا تُكْتَبُ لَهُ الْحَسَنَةُ.
5. selama masih mendengarkan maka ditulis kebaikan baginya.

وَالسَّادِسُ: تَحُفُّ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ بِأَجْنِحَتِهَا رِضًا وَهُوَ فِيهِمْ.
6. mereka dikepung malaikat dengan sayap-sayapnya dan orang tersebut juga bersama mereka.

وَالسَّابِعُ: كُلُّ قَدَمٍ يَرْفَعُهُ، وَيَضَعُهُ يَكُونُ كَفَّارَةً لِلذُّنُوبِ، وَرَفْعًا لِلدَّرَجَاتِ لَهُ، وَزِيَادَةً فِي الْحَسَنَاتِ
7. setiap langkah kakinya yang diangkat dan diletakkan maka menjadi penghapus bagi dosa-dosa, pengangkat derajat dan tambahan kebaikan baginya.

ثُمَّ يُكْرِمُهُ اللَّهُ تَعَالَى بِسِتِّ كَرَامَاتٍ أُخْرَى:
Kemudian Allah memuliakannya lagi dengan enam kemuliaan yang lainnya:

أَوَّلُهَا: يُكْرِمُهُ بِحُبِّ شُهُودِ مَجْلِسِ الْعُلَمَاءِ
1. Allah memuliakannya dengan cintanya melihat majlisnya ulama'

الثَّانِي: كُلُّ مَنْ يَقْتَدِي بِهِمْ، فَلَهُ مِثْلُ أُجُورِهِمْ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْءٌ.
2. setiap orang yg mengikuti mereka (ulama') maka baginya pahala sebagaimana pahala mereka tanpa dikurangi sedikitpun dari pahala mereka.

وَالثَّالِثُ لَوْ غَفَرَ لِوَاحِدٍ مِنْهُمْ يَشْفَعُ لَهُ.
3. jika salah seorang di antara mereka diampuni maka bisa memberikan syafaat kepadanya.

وَالرَّابِعُ: يُبَرِّدُ قَلْبَهُ مِنْ مَجْلِسِ الْفُسَّاقِ.
4. hatinya menjadi dingin dari majlisnya orang-orang fasik.

وَالْخَامِسُ: يَدْخُلُ فِي طَرِيقِ الْمُتَعَلِّمِينَ وَالصَّالِحِينَ.
5. masuk ke dalam jalannya para pelajar dan orang-orang sholih.

وَالسَّادِسُ: يُقِيمُ أَمْرَ اللَّهِ تَعَالَى
6. menegakkan perintah Allah ta'ala.

هَذَا لِمَنْ لَمْ يَحْفَظْ شَيْئًا، وَأَمَّا الَّذِي يَحْفَظُ فَلَهُ أَضْعَافٌ مُضَاعَفَةٌ
"Ini semua adalah bagi orang yang tidak menghafal ilmu sedikitpun, adapun bagi orang yang menghafal ilmu maka baginya kemuliaan yang berlipat ganda".

Wallaahu a'lam...

Setelah Meninggal

ﺃﻭﻝ ﻣﺎ ﻳﺴﻘﻂ ﻣﻨﻚ ﻋﻨﺪ ﻣﻮﺗﻚ ﻫﻮ ﺍﺳﻤﻚ ..
Yang pertama lepas dari mu ketika kamu mati adalah nama mu

ﻟﺬﻟﻚ ﻋﻨﺪﻣﺎ ﺗﻤﻮﺕ ﻳﻘﻮﻟﻮﻥ ﻋﻨﻚ ﺃﻳﻦ ﺍﻟﺠﺜﺔ
Karena itu  ketika kamu mati mereka mengatakan dimana mayat nya 

ﻭﻋﻨﺪﻣﺎ ﻳﺮﻳﺪﻭﻥ ﺍﻟﺼﻼﺓ ﻋﻠﻴﻚ ﻳﻘﻮﻟﻮﻥ ﺍﺣﻀﺮﻭﺍ
ﺍﻟﺠﻨﺎﺯﺓ ..
Dan ketika mereka ingin menyolatkan mu , mereka berkata hadirkan lah jenazah nya

ﻭﻻ ﻳﻨﺎﺩﻭﻧﻚ ﺑﺈﺳﻤﻚ
Mereka tidak menyebutmu dengan namamu

ﻭﻋﻨﺪﻣﺎ ﻳﺸﺮﻋﻮﻥ ﺑﺪﻓﻨﻚ ﻳﻘﻮﻟﻮﻥ ﻗﺮﺑﻮﺍ ﺍﻟﻤﻴﺖ ﻭﻻﻳﻨﺎﺩﻭﻧﻚ ﺑﺎﺳﻤﻚ !..

Dan ketika mereka menguburkan mu mereka mengatakan dekatkan mayat tersebut  , mereka tidak menyebut namamu

ﻓﻼ ﺗﻐﺮﻙ ﻗﺒﻴﻠﺘﻚ ﻭﻻ ﻳﻐﺮﻙ ﻣﻨﺼﺒﻚ ﻭﻻ ﻧﺴﺒﻚ ..

suku atau Qabilahmu , kedudukan dan nasabmu tidak ada yang tersinggung

ﻓﻤﺎ ﺃﺗﻔﻪ ﻫﺬﻩ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ ﻭﻣﺎ ﺃﻋﻈﻢ ﻣﺎ ﻧﺤﻦ ﻣﻘﺒﻠﻮﻥ
ﻋﻠﻴﻪ
Betapa hina nya dunia ini  dan betapa agungnya apa yang akan kita tuju
ﺳﻄﻮﺭ ﻣﻦ ﺫﻫﺐ ..
Tulislah dengan tinta emas

ﺍﻟﺤﺰﻥ ﻋﻠﻴﻚ ﺳﻴﻜﻮﻥ ﺛﻼﺛﺔ ﺃﻧﻮﺍﻉ؟؟
Kesedihan atas mu menjadi 3 macam
1- ﺍﻟﻨﺎﺱ ﺍﻟﺬﻳﻦ ﻳﻌﺮﻓﻮﻧﻚ
ﺳﻄﺤﻴﺎً ﺳﻴﻘﻮﻟﻮﻥ
ﻣﺴﻜﻴﻦ‼
1. Orang2  yang mengenalmu akan mengatakan
Kasian !!
2- ﺃﺻﺪﻗﺎﺅﻙ ﺳﻴﺤﺰﻧﻮﻥ ﺳﺎﻋﺎﺕ ﺃﻭ ﺃﻳﺎﻣﺎً ﺛﻢ
ﻳﻌﻮﺩﻭﻥ ﺇﻟﻰ ﺳﻮﺍﻟﻔﻬﻢ ﻭﺿﺤﻜﻬﻢ‼
2. kawan-kawanmu mereka akan bersedih berapa jam atau berapa hari , kemudian mereka akan kembali kepada canda mereka

3- ﺍﻟﺤﺰﻥ ﺍﻟﻌﻤﻴﻖ ﻓﻲ ﺍﻟﺒﻴﺖ‼ ﺃﻫﻠﻚ ﺃﺳﺒﻮﻉ
ﺃﺳﺒﻮﻋﻴﻦ ﺷﻬﺮ ﺷﻬﺮﻳﻦ ﺃﻭ ﺣﺘﻰ ﺳﻨﺔ ؟؟
3. Kesedihan yang dalam ada di rumahmu !! Keluargamu akan bersedih seminggu atau dua minggu , sebulan atau dua bulan atau mungkin setahun

ﻭﻣﻦ ﺛﻢ ﺳﻴﻀﻌﻮﻧﻚ ﻓﻲ ﺃﺭﺷﻴﻒ ﺍﻟﺬﻛﺮﻳﺎﺕ‼
Kemudian mereka akan meletakan mu pada arsip kenang2an
ﻭﻫﻜﺬﺍﻭﻫﻜﺬﺍ
Begitulah dan begitulah
ﺍﻧﺘﻬﺖ ﻗﺼﺘﻚ ﺑﻴﻦ ﺍﻟﻨﺎﺱ
Berakhir lah kisahmu diantara manusia
ﻭﺑﺪﺃﺕ ﻗﺼﺘﻚ ﻣﻊ ﺍﻟﺤﻘﻴﻘﻴﻪ؟؟؟؟؟
Dan di mulailah kisahmu yang sesungguhnya
ﻭﻫﻲ ﺍﻵﺧﺮﺓ
Yaitu akhirat
ﻟﻘﺪ ﺯﺍﻝ ﻋﻨﻚ؟؟؟
Telah sirna darimu
-1 ﺍﻟﺠﻤﺎﻝ
Ketampanan atau kecantikan                                       
-2 ﻭﺍﻟﻤﺎل
Harta
-3 ﻭﺍﻟﺼﺤﺔ
Kesehatan
-4 ﻭﺍﻟﻮﻟد
Anak
-5 ﻟﻘﺪ ﻓﺎﺭﻗﺖ ﺍﻟﺪﻭﺭ ﻭﺍﻟﻘﺼﻮﺭ
Telah terpisah rumah dan istanamu
-6 ﻭﺍﻟﺰﻭﺟﺔ ؟؟؟
Pasangan hidup mu

ﻭﺑﺪﺃﺕ ﺍﻟﺤﻴﺎﺓ ﺍﻟﺤﻘﻴﻘﻴﺔ
Mulailah kehidupan yang sesungguhnya
ﻭﺍﻟﺴﺆﺍﻝ ﻫﻨﺎ :
Dan pertanyaan disini
ﻭﺍﻟﺴﺆﺍﻝ
Pertanyannya

ﻣﺎﺫﺍ ﺃﻋﺪﺩﺕ ﻟﻘﺒﺮﻙ ﻭﺁﺧﺮﺗﻚ؟؟؟؟؟؟؟؟؟
Apa yang telah engkau persiapkan  untuk alam kubur dan alam akhirat mu ???????
ﻫﺬﻩ ﺣﻘﻴﻘﺔ ﺗﺤﺘﺎﺝ ﺍﻟﻰ ﺗﺄﻣﻞ ؟؟؟؟؟؟؟؟؟؟
Inilah sesungguh nya yang perlu engkau renungkan
ﺍﺣﺮﺹ ﻋﻠﻰ ؟؟
Bersungguh-sungguhlah dengan

-1 ﺍﻟﻔﺮﺍﺋﺾ
Amalan2 wajib
-2 ﺍﻟﻨﻮﺍﻓل
Amalan2 sunnah
-3 ﺻﺪﻗﺔ ﺍﻟﺴﺮ
Sedakah yang tersembunyi
-4 ﻋﻤﻞ ﺻﺎﻟﺢ
Amal sholeh
-5 ﺻﻼﺓ ﺍﻟﻠﻴﻞ
Shalat malam
ﻟﻌﻠﻚ ﺗﻨﺠﻮ
Semoga engkau sukses

ﻟﻮ ﺳﺎﻋﺪﺕ ﻋﻠﻰ ﺗﺬﻛﻴﺮ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﺑﻬﺬﻩ ﺍﻟﻤﻘﺎﻟﺔ ﺇﻥ
ﺷﺎﺀ ﺍﻟﻠﻪ
apabila bisa  membatu mengingatkan orang lain dengan kata2 ini Insya Allah

ﺳﺘﺠﺪ ﺃﺛﺮ ﺗﺬﻛﻴﺮﻙ ﻓﻲ ﻣﻴﺰﺍﻧﻚ ﻳﻮﻡ ﺍﻟﻘﻴﺎﻣﺔ

Engkau akan mendapatkan pahala didalam timbangan amalmu atas peringatamu ini di hari kiamat kelak

‏(ﻭﺫﻛّﺮ ﻓﺈﻥ ﺍﻟﺬﻛﺮﻯ ﺗﻨﻔﻊُ ﺍﻟﻤﺆﻣﻨﻴﻦ ‏)

(BERI INGAT LAH SESUNGGUHNYA PERINGANTAN ITU BERMANFAAT BAGI ORANG YANG BERIMAN)

ﻟﻤﺎﺫﺍ ﻳﺨﺘﺎﺭ ﺍلميت
“ ﺍﻟﺼﺪﻗﺔ”
ﻟﻮ ﺭﺟﻊ ﻟﻠﺪﻧﻴﺎ
Mengapa mayyit memillih "bersedekah "apabila dikembalikan ke dunia
ﻛﻤﺎ ﻗﺎﻝ ﺗﻌﺎﻟﻰ
Seperti firman ALLAH

َ رَبِّ لَوْلَا أَخَّرْتَنِي إِلَىٰ أَجَلٍ قَرِيبٍ فَأَصَّدَّقَ
"Ya Rabb-ku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bershodaqah
ﻭﻟﻢ ﻳﻘﻞ :
Dan tidak mengatakan

ﻻﻋﺘﻤﺮ
Aku dapat umroh
ﺍﻭ ﻷﺻﻠي
Atau aku dapat sholat
ﺃﻭ ﻷﺻﻮﻡ
Atau aku dapat berpuasa
ﻗﺎﻝ ﺍﻟﻌﻠﻤﺎﺀ :
Berkata para ulama :
ﻣﺎ ﺫﻛﺮ ﺍﻟﻤﻴﺖ ﺍﻟﺼﺪﻗﺔ ﺇﻻ ﻟﻌﻈﻴﻢ ﻣﺎ ﺭﺃﻯ ﻣﻦ ﺍﺛﺮﻫﺎ
ﺑﻌﺪ ﻣﻮﺕ‼
Tidaklah amalan shodaqah di ingat oleh mayyit kecuali dia menyaksikan agungnya ganjaran amal tersebut
Setelah mati !!!
ﻟﻮ ﺳﺎﻋﺪﺕ ﻋﻠﻰ ﺗﺬﻛﻴﺮ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﺑﻬﺬﻩ ﺍﻟﻤﻘﺎﻟﺔ ﺇﻥ
ﺷﺎﺀ ﺍﻟﻠﻪ

ﻭﺃﻓﻀﻞ ﺻﺪﻗﺔ ﺗﻔﻌﻠﻬﺎ ﺍﻵﻥ ﻫﻲ :

Dan seutama shodaqoh yang dapat engkau lakukan Sekarang adalah:

ﻧﺸﺮ ﻫﺬﺍ ﺍﻟﻜﻼﻡ ﺑﻨﻴﺔ ﺍﻟﺼﺪﻗﺔ
Sebarkan kata2 ini dengan niat shodaqoh

ﻷﻥ ﻛﻞ ﻣﻦ ﺳﻴﻄﺒﻖ ﻫﺬﺍ ﺍﻟﻜﻼﻡ ﻭﻳﻌﻠﻤﻪ ﻟﻸﺟ ﻴﺎﻝ
ﺍﻟﻘﺎﺩﻣﺔ ﻓﺄﺟﺮﻩ
Karena setiap orang yang menerapkan kata2 ini maka pahala nya
ﻳﺼﻠﻚ ﺑﺈﺫﻥ ﺍﻟﻠﻪ
Akan sampai Kepadamu  dengan izin ALLAH

Bagaimana cara memutus siklus Anak Nakal ?

*Bagaimana cara memutus siklus Anak Nakal ?*

Saat ngopi bareng mas Dodik Mariyanto di teras belakang rumah, iseng-iseng saya buka obrolan dengan satu kalimat tanya

"Mengapa anak baik biasanya semakin baik, dan anak nakal biasanya semakin nakal ya mas?"

Mas Dodik Mariyanto mengambil kertas dan spidol, kemudian membuat beberapa lingkaran-lingkaran.

"Wah suka banget, bakalan jadi obrolan berbobot nih", pikir saya ketika melihat kertas dan spidol di tangan mas Dodik.

Mas Dodik mulai menuliskan satu hadist:

*رِضَى الرَّبِّ فِي رِضَى الوَالِدِ، وَسَخَطُ الرَّبِّ فِي سَخَطِ الْوَالِد*ِ

_*“Ridha Allah tergantung pada ridha orang tua dan murka Allah tergantung pada murka orang tua”*_

Artinya setiap anak yang baik, pasti membuat ridho orangtuanya, hal ini akan membuat Allah Ridho juga.

Tapi setiap anak nakal, pasti membuat orangtuanya murka, dan itu akan membuat Allah murka juga.

"Kamu pikirkan implikasi berikutnya dan cari literatur yang ada untuk membuat sebuah pola", tantang mas Dodik ke saya.

Waaah pak Dosen mulai menantang anak baik ya, suka saya.

Setelah membolak balik berbagai literatur yang ada, akhirnya saya menemukan satu tulisan menarik yang ditulis oleh kakak kelas mas Dodik, yaitu mas Dr. Agus Purwanto DSc
. disana beliau menuliskan bahwa anak nakal dan anak baik itu bergantung pada ridho dan murka orangtuanya.

Akhirnya kami berdua mengolahnya kembali, membuatnya menjadi siklus anak baik (lihat gambar siklus 1) dan siklus anak nakal ( lihat siklus 2)

Siklus Anak Baik ( siklus 1)

_*Anak Baik -> orangtua Ridho -> Allah Ridho -> keluarga berkah -> bahagia -> anak makin baik*_

Siklus Anak nakal ( siklus 2)

_*Anak Nakal -> orangtua murka -> Allah Murka -> keluarga tidak berkah -> tidak bahagia -> anak makin nakal*_

Kalau tidak ada yang memutus siklus tersebut, maka akan terjadi pola anak baik akan semakin baik, anak nakal akan semakin nakal.

*Bagaimana cara memutus siklus Anak Nakal ?* ternyata kuncinya bukan pada anak melainkan pada ORANGTUANYA.

Anak Nakal -> *ORANGTUA RIDHO* ->Allah Ridho -> keluarga berkah -> bahagia -> anak jadi baik.

Berat? iya, maka nilai kemuliaannya sangat tinggi. *Bagaimana caranya kita sebagai orangtua/guru bisa ridho ketika anak kita nakal?*

ini kuncinya:

*َإِنْ تَعْفُوا وَتَصْفَحُوا وَتَغْفِرُوا فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ“*

*Bila kalian memaafkannya...menemuinya dan melupakan kesalahannya...maka ketahuilah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS 64:14).*

*Caranya* orangtua ridho adalah menerima anak tersebut, memaafkan dan mengajaknya dialog, rangkul dengan sepenuh hati, terakhir lupakan kesalahannya.

Kemudian sebagai pengingat selanjutnya, kami menguncinya dengan pesan dari Umar bin Khattab:

_*Jika kalian melihat anakmu/anak didik mu berbuat baik, maka puji dan catatlah, apabila anakmu/anak didikmu berbuat buruk, tegur dan jangan pernah engkau mencatatnya.*_
*Umar Bin Khattab*
[8:29 13/02/2017: saya dapat do'a seperti ini, artinya:

_*"Ya Allah, aku bersaksi bahwa aku ridho kepada anakku (dg menyebutkan nama anak) dg ridho yang paripurna, ridho yg sempurna dan ridho yg paling komplit. Maka turunkanlah ya Allah keridhoan-Mu kepadanya demi ridhoku kepadanya."*_

[8:31 13/02/2017. 💞💞💞💞💞💞💞💞💞

_*Tidak ada anak nakal, yang ada hanyalah anak belum tau.*_

_*Tidak ada anak nakal, yang ada hanyalah orang tua yang tak sabar.*_

_*Tak ada anak nakal, yang ada hanyalah pendidik yang terburu-buru melihat hasil.*_

💝💝💝💝💝💝💝💝💝

Semoga bermanfa'at
Barakallahu fiikum...

MEMAAFKAN SESAMA MUSLIM

MEMAAFKAN SESAMA MUSLIM

Seorang guru menyuruh murid-muridnya membawa beberapa tomat dengan tas kresek ke sekolah... Guru tersebut kemudian menyuruh murid-muridnya memberi nama setiap bijinya, menulis nama orang yang dibenci... Jumlah tomat yg dibawa harus sebanyak nama orang yang dibenci/tidak disukai... Pada hari yang ditentukan semua murid membawa tomat sesuai dengan perintah gurunya... Ada yang membawa 2, ada membawa 3, ada 4 bahkan ada yang membawa 20 biji sesuai dengan jumlah orang yang sangat dibenci dalam hidupnya... Gurunya kemudian menyuruh setiap anak membawa tomat tersebut kemanapun mereka pergi selama seminggu... Setelah 3 hari tomat itu mulai membusuk, perlahan lahan menimbulkan bau yang tidak sedap... Murid murid yang membawa tomat dengan jumlah yang lebih banyak mulai mengeluh, karena merasa berat dan bau busuknya mulai menyengat... Setelah seminggu gurunya menanyakan kepada murid-muridnya apakah yang kamu rasakan dalam seminggu ini...? Hampir semua murid mengeluh karena bau busuk dari tomat yang sudah rusak, terutama yang membawa lebih banyak tomat... Gurunya kemudian berkata : _Ini mirip dengan apa yang kamu bawa di dalam hatimu, ketika kamu membenci beberapa orang... Membenci/rasa iri, membuat hati dan pikiran kita tidak sehat dan kalian membawa kebencian itu kemana-mana... Jika kalian tidak tahan dengan bau busuk dari tomat selama seminggu, bayangkanlah apa yang terjadi dalam hati akibat kebencian yang kalian bawa setiap hari selama bertahun tahun... Hati ini bagaikan taman indah yang penuh bunga yang setiap saat harus di rawat, dibersihkan dari kotoran-kotoran yang tidak diinginkan... Saudara-saudariku​,
Sesama muslim kita saling bersaudara, Rasulullah teladan kita bila menyangkut hal pribadinya (bukan soal pelecehan agama/syariat Allah) beliau sangat pemaaf.
Belajarlah memaafkan orang yang kamu benci...
Buatlah hati ini ruangan tempat menyimpan sesuatu yang baik-baik saja...
Semoga kita bisa belajar saling maaf memaafkan...

Setiap Masalah adalah Tanda Ada Suatu Yang Salah

*Setiap Masalah adalah Tanda Ada Suatu Yang Salah*
Rumusnya secara umum ada di Qs. Ar-Rum (30): 41 dan Asy-Syura (42): 30.

ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُمْ بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ
Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar). [Qs. Ar-Rum (30): 41]

وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ
Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).  [Qs. Asy-Syura (42): 30]

Sungguh beruntung bagi yang merasakan masalah lalu melihat kesalahannya dan terbimbing memperbaiki dirinya.

Karena hakikat terapi adalah bukanlah mendapat kesembuhan-nya tetapi jalan *perubahan diri dari kesalahan menuju kebenaran* - la'allahum yarji'uun (agar mereka kembali kepada kebenaran).
______

Khususnya terhadap anak, maka perbaikannya sangat dipengaruhi oleh perbaikan diri kita sebagai orang tuanya. Awali terapi untuk mereka dengan menerapi diri kita.

قَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَىٰ وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي ۖ إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ

Ya Robb-ku, tunjukilah aku untuk:

- mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan
-  agar aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai;
- berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada keturunanku.
- Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri. [Qs. Al-Ahqof (46):15]

*Waspada pada sebuah Dosa kesalahan*
*Pertanyaan*
Tanya (1):
Berarti setiap masalah itu karena perbuatan yang disebabkn kesalahan kita sendiri ya ustdz?

Jawab:
✅ Kesalahan tersebut bisa berasal dari diri kita atau kesalahan dari orang lain yang berdampak kepada kita.

Jika,
*sumbernya dari kita, kita menanggung dosa dan terkena dampak masalahnya.
*Adapun yang dari orang lain, selain dampak masalahnya kita rasakan maka kita juga akan ditanya apa yang sudah kita lakukan secara maksimal untuk mencegah kesalahan itu.

وَاتَّقُوا فِتْنَةً لَا تُصِيبَنَّ الَّذِينَ ظَلَمُوا مِنْكُمْ خَاصَّةً ۖ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ
Dan peliharalah dirimu dari pada siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kamu. Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya. [Qs. Al-'Anfaal (8): 25]

عَنْ أَبِيْ سَعِيْدٍ الْـخُدْرِيِّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ ؛ قَالَ : سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّـى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ : «مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَرًا فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ ، فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِهِ ، فَإِنَ لَـمْ يَسْتَطِعْ فَبِقَلْبِهِ ، وَذَلِكَ أَضْعَفُ اْلإِيْـمَـانِ».

Dari Abu Sa’id al-Khudri Radhiyallahu 'anhu, ia berkata, “Aku pernah mendengar RasuluLLaah ﷺ bersabda, ‘Barangsiapa di antara kalian melihat kemungkaran, maka hendaklah ia mengubahnya dengan tangannya (kekuasaannya); jika ia tidak mampu, maka dengan lidahnya (menasihatinya); dan jika ia tidak mampu juga, maka dengan hatinya (merasa tidak senang dan tidak setuju), dan demikian itu adalah selemah-lemah iman.
(HR. Muslim no. 49)
_________

Tanya (2):
Mengapa kita harus terkena imbas kesalahan orang ustadz? apa karena kita tidak berusaha mencegah kesalahan orang lain? Bagaimana dengan kasus jin Nasab? si anak kan tidak berdaya?

Jawab:
Itulah dahsyatnya kesalahan.

Sehingga perlu,
- dicegah agar tidak terjadi,
- perlu di-stop dan diputus aksesnya agar tidak berketerusan dan
- perlu dikaffarahi jika pernah (terlanjur) dikerjakan.

Dampak kesalahan memang seperti itu agar kita penuh rasa takut dengan terus meningkatkan kepekaan kita atas segala perintah dan larangan ALLaah. Itulah At-Taqwa haqqo tuqootih (bertakwa dengan sebenar-benar takwa).

RasuuluLLaah ﷺ menjelaskan bahwa seorang anak yang terlahir bersih sesuai fitrah yang tidak tahu apa-apa apalagi belum pernah melakukan apapun, itu saja bisa terkena polutan yang merusak fitrah-nya, dan sumber polutan itu bukan dari dirinya sendiri.

ِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ
قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كُلُّ مَوْلُودٍ يُولَدُ عَلَى الْفِطْرَةِ فَأَبَوَاهُ يُهَوِّدَانِهِ أَوْ يُنَصِّرَانِهِ أَوْ يُمَجِّسَانِهِ كَمَثَلِ الْبَهِيمَةِ تُنْتَجُ الْبَهِيمَةَ هَلْ تَرَى فِيهَا جَدْعَاءَ

Dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu berkata; Nabi Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fithrah. Kemudian kedua orang tunyalah yang akan menjadikan anak itu menjadi Yahudi, Nashrani atau Majusi sebagaimana binatang ternak yang melahirkan binatang ternak dengan sempurna. Apakah kalian melihat ada cacat padanya?" ---maksudnya jika ada cacat telinganya terpotong, pastilah itu pemiliknya yang melakukan. (HR. Bukhari: 1296)

وَاتَّقُوا فِتْنَةً لَا تُصِيبَنَّ الَّذِينَ ظَلَمُوا مِنْكُمْ خَاصَّةً ۖ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

Dan peliharalah dirimu dari pada siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kamu. Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya. [QS. Al-'Anfaal (8): 25]

Kesalahan nasab orang terdahulu (yang beriman), kitalah yang paling merasa perlu memohonkan ampunan ALLaah swt untuk mereka. Memutus semua ikatan-ikatan perjanjian mereka.

Kesalahan kasab orang lain menjadi kepentingan kita juga untuk mencegahnya agar tidak terjadi atau tidak berketerusan terjadi.

Dan sebaliknya, jika "kasab-kasab" kita tidak dibersihkan maka juga berpotensi menjadi polutan nasab bagi keturuan kita, dan juga kita bisa menjadi "penyebab" meluasnya bencana di sekeliling kita.

Padahal, kita tahu hidup ini adalah ujian dan perjuangan, pertarungan. Kita ingin menang.

sebab-sebab bisa terlepasnya sukma/sebagian nafs (jiwa)

Berikut, sebab-sebab bisa terlepasnya sukma/sebagian nafs (jiwa):

1. Transaksi perjanjian dengan syaithan (jin kafir) seperti perjanjian nasab yaitu yang dilakukan oleh leluhur/kakek/buyut atau dilakukan oleh seseorang secara langsung agar cepat kaya, tenar dll. (dijadikna tumbal)
2. Diambil paksa oleh kekuatan lain seperti sihir, dengan berbekal sebagian dari potongan tubuh, barang yang telah dipakai, atau gambar/foto calon korban (kuku, rambut, sapu tangan, dll) tukang sihir melancarkan aksinya
3. Karena adanya tekanan fisik/jiwa yang sangat kuat, seperti teror, siksaan atau kecelakaan atau tekanan jiwa sedih, marah. Sehingga menimbulkan traumatic yg mendalam
4. Karena ketertarikan, kesukaan (termasuk empati/cinta) kepada sesuatu yang diharamkan atau ketertarikan yang amat sangat (isrof, tabdzir) kepada sesuatu yang asalnya mubah/dibolehkan. Baik empati secara langsung atau lewat media social, baik lawan jenis, artis idola, atau bentuk game/permainan yang digandrungi

Secara keberadaannya jin yang masuk, ada dua kemungkinan:

1. Menempel di sukma tertentu (bagian/fungsi tertentu di tubuh) seperti menjadi parasite dalam system tubuh kita yang mencari jelahh untuk menguasai dan mengendalikan
2. Menempati/menguasai ruang sukma yang hilang/terlepas.
Seperti sebuah virus yang menguasai sebuah sytem softwere dalam tubuh kita sehingga mengendalikan, menginstasl program baru atau menguatkan program yang telah ada.

Ada sukma yang terlepas sejak kecil bahkan sejak lahir (baca kembali tentang: Jiwa Yang Tergadai). Bahkan ada juga yang sejak masih dalam kandungan ibunya.

Biasanya yang terlepas sejak kecil, itu karena sebab 1 (perjanjian Nasab) dan secara khusus seperti ditumbalkan dan karena perlakuan ritual (adat) yang tidak sesuai dengan syariat. Akhirnya semakin memudahkan para jin menempati ruang kosong yang ditinggalkan sukmanya itu.

Sukma (bagian nafs) yang lepas, jika tidak kembali sementara jin-jin sudah pergi maka kemungkinan ada dua keadaan:
1. Kondisi fisik/mental akan (cepat/berangsur) melemah,
2. Ruang sukma itu akan dimanfaatkan/diisi oleh jin (kafir/fasiq) lainnya.

nafs / jiwa sebagaimana jasad ada bagian yang vital keberadaanya seperti jantung dan otak dalam jasad kita jika keduanya rusak maka akan mempengaruhi anggota tubuh yang lain. Begitu pula nafs/jiwa jika nafs inti yang hilang maka seseorang bisa tidak sadar sepenuhnya walaupun sehat secara fisik.

Nafs merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tubuh kita baik yang dibawah alam sadar  (bisa dijangkau panca indra) atau alam bawah sadar.

contoh nafs/jiwa  yang hilang bisa dilihat dari beberapa kasus berikut :

1. Tidur : sebagaimana dalam ayat Qur’an orang tidur dalam genggaman Allah jiwa/nafs kesadarannya
2. Trauma : baik sebab sebuah kejadian benturan fisik seperti kecekaan, jatuh  atau benturan psikis seperti ketakutan, kesedihan,  ditinggal orang dikasihi dll. Hal ini bisa menjadikan bagian jiwa / nafs keluar.
3. Koma’ : orang yang tidak sadarkan diri bisa dipastikan nafsnya keluar dari raganya lebih lagi nafs yang berkenaan dengan kesadaran.
4. Orang sakit jiwa : bisa dipastikan nafs/jiwanya juga lepas entah sebagian atau keseluruhan.
5. Kesurupan : disebabkan adanya nafs yang keluar dan dimasuki jin untuk masuk dan mengendalikan tubuh sesuai nafs yang hilang/keluar

Beda kemasukan Jin dan kesurupan Jin
Kemasukan : semua manusia bisa dimasuki jin/syetan bahkan didalam khadis nabi setan bisa masuk dan berjalan mengikuti pembuluh darah.

Kesurupan : jika ini syetan tidak hanya masuk tapi uga mengendalikan fungsi dalam tubuh kita baik sebagian atau keseluruhan.
¬¬¬¬__Wallohu’alam__