Thursday, 19 October 2017

Sholat Gerhana

☀SHOLAT GERHANA
---------------------------
Penulis : Ustadz Ahmad Alfian hafizhahullah.             

Di dalam keindahan ajaran syariat Islam yang dibawa oleh Baginda Nabi Besar Muhammad Shallallahu ’alaihi wa sallam adalah tuntunan beliau Shallallahu ’alaihi wa sallam yang sangat indah tatkala terjadi gerhana, yang merupakan peristiwa besar dalam pandangan syariat Islam. Bagaimana tidak, Pencipta matahari dan bulan memberitakan bahwa Gerhana merupakan tanda yang Dia jadikan sebagai peringatan bagi hamba-hamba-Nya akan ancaman adzab-Nya yang maha dasyat, serta peringatan akan kengerian azab kubur dan hari kiamat. Sikap takut, tunduk, dan khusyu’ benar-benar ditunjukkan oleh Nabi Shallallahu ’alaihi wa sallam ketika terjadi peristiwa tersebut.           

Diantara yang dituntunkan oleh Nabi Shallallahu ’alaihi wa sallam adalah bersegera melaksanakan shalat gerhana. Dengan bentuk pelahsanaan yang berbeda dari shalat-shalat lainnya, yaitu dengan memanjangkan bacaan, dua kali ruku pada setiap rakaat, dan memanjangkan ruku dan sujudnya. 

▶    WAKTU PELAKSANAANNYA 

Sebagaimana pada edisi sebelumnya, pelaksanaan shalat gerhana terkait dengan ru’yah, bukan dengan hisab. Waktu pelaksanaannya terbentang mulai dari awal terjadinya gerhana, maka hendaknya bersegera melaksanakan shalat sejak awal proses gerhana, tidak perlu menunggu puncak gerhana tersebut. Waktu shalat gerhana berakhir ketika proses gerhana selesai.

Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,
”Apabila kalian melihatnya (gerhana) maka shalatlah dan berdoalah hingga tersingkap kembali.”
(Muttafaqun ’alaihi). 

Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa sallam memanjangkan shalat gerhana sepanjang terjadinya gerhana matahari. 

Gerhana Apakah yang Disyariatkan Shalat Padanya?
Sebagaimana diketahui, gerhana matahari dan gerhana bulan ada beberapa macam, ada gerhana total, sebagian, cincin dan lain-lain. Maka semuanya disyariatkan shalat gerhana padanya. 

▶HUKUM SHOLAT GERHANA

 Ada 2 pendapat di kalangan ulama tentang hukum shalat gerhana:

👉🏾Jumhur (mayoritas) ulama berpendapat hukumnya sunnah mu’akkadah.
👉🏾Sebagian ulama lainnya berpendapat hukumnya wajib.

Landasan pendapat ini adalah teks perintah Nabi Shallallahu ’alaihi wa sallam dalam hadits tentang gerhana yang bersifat perintah,
”… apabila kalian melihatnya (gerhana) maka shalatlah…”

 Karena merupakan perintah, maka sebagaimana dalam kaidah ushul fiqih, ’perintah’ menunjukkan kepada makna wajib, kecuali apabila dalil lainnya yang memalingkan dari makna wajib kepada makna sunnah. Sedangkan dalam konteks gerhana ini tidak ada dalil lainnya.

”Pendapat yang menyatakan wajib lebih kuat dibandingkan yang sunnah. Namun, wajib di sini adalah wajib (fardhu) kifayah."
 (Lihatasy-Syarhul Mumti’ 5/ 182) 

▶Disyariatkan Berjamaah di Masjid, Boleh Pula Sendiri-sendiri            

”Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa sallam keluar menuju masjid, beliau berdiri dan bertakbir (yakni shalat gerhana, pen) dan para makmum bershaf di belakang beliau…” 
(HR. Muslim no. 901)

Al-Imam an-Nawawi Rahimahullah berkata,
”Hadits ini menunjukkan bahwa disunnahkan melaksanakan shalat gerhana di masjid yang dipakai juga untuk shalat jum’at…hadits ini juga menunjukkan disunnahkan melaksanakannya secara berjamaah, boleh pula dikerjakan dengan sendiri-sendiri.”
 (Lihat Syarh Shahih Muslim hadits no. 901). 

▶Tidak Ada Adzan dan Iqomah, Namun Diserukan ”Ash-ShalatuJami’ah”            

Berdasarkan hadits dari sahabat ’Abdullah bin ’Amr Radhiyallahu ’anhuma,
 ”Ketika terjadi gerhana matahari pada masa Rasul diserukan, ”Inna ash-Shalata Jami’ah."
 (HR. Al-Bukhari no. 1045) 

dalam lafadz lain ’Ash-Shalatu Jami’ah” (HR. Muslim no. 901).

 Al-Imam an_Nawawi Rahimahullah berkata,
”Disenangi untuk diserukan ’ash-shalatu Jami’ah’ pada saat gerhana, dan para ulama sepakat tidak ada adzan dan iqomah padanya.”
 (Lihat Syarh Shahih Muslim hadits no. 901).         

Makna “Ash-Shalatu Jami’ah” adalah, “Sesungguhnya shalat mengajak kalian berkumpul (maka hadirilah).”
Seruan tersebut bisa diulang beberapa kali sesuai kebutuhan, terutama pada shalat gerhana bulan yang dilaksanakan pada malam hari. 

▶TATA CARA SHOLAT GERHANA            

Sebagaimana diketahui melalui keterangan hadits-hadits yang shahih, gerhana pada masa Nabi Shallallahu ’alaihi wa sallam hidup terjadi hanya sekali, yaitu gerhana matahari total yang terjadi pada tahun ke-10 hijriah. Keterangan tentang cara shalat gerhana tersebut diriwayatkan dalam beberapa hadits dari beberapa sahabat Radhiyallahu ‘anhum.

Diantaranya, hadits dari Ummul Mukminin ‘Aisyah Radhiyallahu ‘anha,
 “Bahwa NabiShallallahu ’alaihi wa sallam mengeraskan bacaan dalam shalat gerhana, beliau melaksanakan shalat 4 kali ruku dalam 2 rakaat, dan 4 kali sujud."
 (HR.Muslim no. 901)           

Keterangan dari beberapa hadits tentang tata cara shalat gerhana Nabi Shallallahu ’alaihi wa sallam bisa disimpulkan sebagai berikut:

▪Takbiratul ihram.

▪Membaca doa istiftah, ta’awwudz, dan membaca basmalah secara sir (pelan).

▪Membaca surah Al-Fatihah dan surah secara jahr (keras).
Bacaan pada berdiri pertama rakaat pertama ini dipanjangkan, dalam hadits Ibnu ‘Abbas Radhiyallahu ‘anhuma diterangkan “…kurang lebih sepanjang surah Al-Baqarah…”
 (HR. Al-Bukharino. 1052, Muslim no. 907).

▪Bertakbir kemudian ruku dengan memanjangkan ruku. Membaca doa ruku dengan diulang-ulang.

▪Kemudian berdiri dari ruku sambil mengucapkan, ”Sami’allahu liman hamidah,” ketika badan sudah tegak sempurna mengucapkan, ”Rabbana walakal hamd.”

▪Setelah itu tidak sujud, namun terus berdiri panjang, dan kembali membaca Al-Fatihah dan surah. Namun berdiri kedua pada rakaat pertama ini agak lebih pendek dibandingkan berdiri pertama.

▪Bertakbir kemudian ruku dengan memanjangkan ruku. Membaca doa ruku dengan diulang-ulang. Ruku kedua ini agak lebih pendek dibandingkan ruku pertama.

▪Kemudian berdiri dan ruku sambil mengucapkan ”Sami’allahu liman hamidah,” ketika badan sudah tegak sempurna mengucapkan, ”Rabbana walakal hamd,” ini adalah i’tidal, dan dipanjangkan juga.
Berdasarkan hadits dari sahabat JabirRadhiyallahu ’anhu,
"…maka Nabi memanjangkan berdiri sampai-sampai (sebagian makmum) tersungkur, lalu beliau ruku dan memanjangkannya, lalu bangkit berdiri dan memanjangkannya, lalu ruku dan memanjangkannya, kemudian bangkit berdiri dan memanjangkannya, kemudian beliau sujud dua kali…” 
(HR. Muslim no. 904).

▪Bertakbir kemudian sujud dengan sujud yang panjang juga.
Berdasarkan hadits, ”…kemudian beliau sujud dengan sujud yang panjang.” (HR. al-Bukhari no. 1047).

▪Kemudian bertakbir dan bangkit, lalu duduk iftirasy dan memanjangkan duduknya. (HR. an-Nasa’i no. 1482).

▪Lalu bertakbir dan kembali sujud dengan sujud yang panjang, namun tidak sepanjang sebelumnya. (HR. al-Bukhari no. 1056).

▪Bertakbir dan berdiri untuk rakaat kedua.

🔘Demikian berikutnya sama persis dengan rakaat pertama, hanya saja masing-masing lebih pendek dari pada sebelumnya.

Pada berdiri pertama rakaat kedua kembali membaca Al-Fatihah dan surah dengan jahr dan dipanjangkan pula kurang lebih sepanjang surat ali ’Imran."
(HR. Abu Dawud no. 1187).

▪Kemudian duduk bertasyahud, membaca shalawat, dan salam ke kanan dan ke kiri. 

▶Apabila Masbuq            

Dalam shalat gerhana, makmum dinyatakan kurang rakaat shalatnya apabila dia tidak mendapati ruku pertama pada rakaat pertama. Maka, setelah imam mengucapkan salam, makmum tersebut harus menambah satu rakaat dengan dua kali ruku. 

▶KHUTBAH SHOLAT GERHANA           

Disunnahkan untuk berkhutbah setelah shalat gerhana, karena Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa sallam melakukannya.
”Setelah beliau selesai shalat, matahari telah tersingkap (dari gerhananya). Lalu beliau berkhutbah seraya memuji Allah dan menyanjung-Nya…”
 (HR. al-Bukhari no. 1044)

”…berkhutbah seraya memuji Allah dengan pujian yang layak bagi-Nya, lalu mengatakan Amma Ba’d…”
 (HR. al-Bukrahi no. 1061). 

Keterangan hadits tersebut, di samping menunjukkan disunnahkannya khutbah setelah shalat gerhana, juga menunjukkan bahwa tetap berkhutbah meskipun gerhana telah selesai asalkan sudah selesai dari shalat gerhana.

Berbeda halnya apabila gerhana telah selesai namun belum sempat melaksanakan shalat gerhana, maka ketika itu tidak ada shalat, tidak ada pula khutbah.
 (Lihat Fathul Bari hadits no. 1044).

Menurut asy-Syaikh al-Bassam Rahimahullah, khutnah tersebut dilakukan saat dibutuhkan sebagai peringatan dan nasihat untuk manusia, namun jika tidak dibutuhkan maka cukup dengan doa, istighfar, dan shalat tanpa khutbah.
 (Lihat Taisirul ’Allam 1/ 133). 

▶Shalatnya Kaum Wanita            

Kaum wanita boleh mengikuti shalat gerhana berjamaah di masjid, sebagaimana ’Aisyah dan Asma’ bintu Abi Bakr Radhiyallahu ’anhum dulu ikut melaksanakan shalat gerhana di masjid.
 (Lihat Hr. al-Bukhari no. 1053, Muslim no. 905, Syarh Shahih Muslim, al-Mughni III/ 322). 

Boleh pula mereka shalat dirumahnya masing-masing secara sendiri-sendiri. Perlu diingat, kaum wanita yang hadir berjamaah di masjid ada syarat-syarat yang sangat ketat.

Diantaranya:
👉🏼 harus menutup aurat dan berjilbab sesuai dengan syarat-syaratnya,
👉🏼 tidak memakai wewangian,
👉🏼 tidak berhias,
👉🏼 tidak berbaur dengan kaum pria, dan lain-lain.           

Wallahu a’lam bish shawab.

☀ Sumber : Buletin Jum’at Al-Ilmu edisi 22 (Fikih) tahun 1434 H

Doa Kehilangan

*Doa Kehilangan*

Dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhu, beliau menjelaskan amalan ketika kehilangan barang,

يتوضأ ويصلي ركعتين ويتشهد ويقول: »يا هادي الضال، وراد الضالة اردد علي ضالتي بعزتك وسلطانك فإنها من عطائك وفضلك«

”Dia berwudhu, kemudian shalat 2 rakaat, setelah salam lalu mengucapkan syahadat, kemudian berdoa

,يَا هَادِيَ الضَّال، وَرَادَّ الضَّالَة ارْدُدْ عَلَي ضَالَتِي بِعِزَّتِكَ وَسُلْطَانِكَ فَإِنَّهاَ مِنْ عَطَائِكَ وَفَضْلِك

Yaa Haadiyadh-dhoolli, wa rooddadh-dhoollati, urdud 'alayya dhoollatiy bi 'izzatiKa wa sulthooniKa, fa innahaa min 'athoo-iKa wa fadh-liKa

َYa Allah, Dzat yang melimpahkan hidayah bagi orang yang sesat, yang mengembalikan barang yang hilang. Kembalikanlah barangku yang hilang dengan kuasa dan kekuasaan-Mu. Sesungguhnya barang itu adalah bagian dari anugrah dan pemberian-Mu’.

(HR. Ibnu Abi Syaibah, al-Baihaqi)
Baihaqi mengatakan,
هذا موقوف وهو حسن

Ini adalah hadits mauquf (perkataan shahabat) dan hadits ini statusnya adalah hasan”

Lalu baca surat Ar-Rum ayat 17-19

فَسُبْحَانَ اللَّهِ حِينَ تُمْسُونَ وَحِينَ تُصْبِحُونَ

وَلَهُ الْحَمْدُ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَعَشِيًّا وَحِينَ تُظْهِرُون

يُخْرِجُ الْحَيَّ مِنَ الْمَيِّتِ وَيُخْرِجُ الْمَيِّتَ مِنَ الْحَيِّ وَيُحْيِي الْأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا ۚ وَكَذَٰلِكَ تُخْرَجُون

CIRI - CIRI PERDUKUNAN

CIRI - CIRI  PERDUKUNAN
Dengan adanya acara ruqyah di TV banyak orang yang penasaran ingin tau tentang ruqyah namun disisi lain banyak pula orang yang memprktekan rukyah Syirkiyah tapi mengatasnamakan ruqyah syariyah padahal mereka sebenarnya dukun2 walaupun dari luarnya nampak seperti ustadz.
inilah ciri-ciri yang dukun atau ruqyah syirkiyah 
1.    Bertanya namanya, nama ayahnya dan nama ibunya untuk dimantera
2.    Meminta salah satu benda penderita (fhoto, kain, sapu-tangan, peci, baju dsb.
3.    Terkadang minta binatang dengan sifat tertentu atau media lain seperti bunga, misk, daun sirih, tanah dari rumah penderita, tanah kuburan, selamatan dsb.
4.    Menulis jimat-jimat tertentu (rajah), menggambar segi empat yang didalamnya ditulisi huruf dan angka, dll.
5.    Membaca mantra-mantra yang tidak difahami, potongan ayat Al-Qur'an dsb
6.    Kadang-kadang menyuruh penderita menyepi tidak terkena sinar matahari
7.    Kadang-kadang tidak boleh menyentuh air pada masa-masa tertentu atau mandi ditengah malam
8.    Memberi benda-benda yang harus ditanam di dalam tanah, ditempel diatas pintu, sikep, susuk, keris, akik, cincin besi, air sakti, telur, sabuk perlindungan, benang untuk ditalikan di tubuh, dsb.
9.    Menyuruh penderita beribadah dan berwirid bi'dah
10.    Terkadang sudah tahu dulu permasalahan, nama dan tempat asal, bisa melihat ada jin dalam diri seseorang atau di suatu tempat.
11.    Terkadang punya kamar khusus di rumahnya yang tidak dapat dimasuki oleh orang lain.
12.    Ada pantangan terhadap dirinya dan penderita terhadap hari dan tanggal tertentu (Tathoyyur)
13.    Menulis Al-Qur'an dengan terbalik, dari kiri atau dengan darah (haid) atau dengan sesuatu yang najis.
14.    Suram wajahnya, kebanyakan merokok, membakar kemenyan, sulit untuk tawadlu'
Mungkin selama ini ada orang yang bukan dukun dan tidak tahu tentang sihir sama sekali, tetapi mungkin ia melakukan kebid'ahan, mengkeramatkan kubur-kubur dan sebagainya, kemudian muncul sesuatu yang luar biasa pada dirinya, seperti ucapan yang mujarab, bisa mengobati tanpa tahu ilmu, dsb. Ini merupakan bantuan syaithan agar ajarannya tampak bagus dan menakjubkan di mata orang.
Semoga kita selalu dilindungi Allah dari tipu daya syaitan baik yang jelas atau  yang samar dan semoga Allah ampuni dosa2 dan kekhilafan kita. Aamiin

Jangan Takut Jin

*Jangan Takut Jin*

*Sesungguhnya mereka takut kepada kamu sebagaimana kamu takut kepada mereka.*

Dalam kitab *لقط المرجان في أحكام الجان*  karya Al-Imam As-Suyuthi disebutkan,

أخرج ابن أبي الدنيا عن مجاهد قال

Imam Ibnu Abiddunya meriwayatkan dari imam Mujaahid, beliau berkata:

بينا أنا ذات ليلة أصلي إذ قام مثل الغلام بين يدي قال فشددت عليه لآخذه فقام فوثب فوقع خلف الحائط حتى سمعت وقعته فما قام إلي بعد ذلك.
قال *إنهم يهابونكم كما تهابونهم*

_Suatu malam ketika saya sedang melaksanakan shalat, tiba-tiba muncul makhluk sebesar anak laki-laki di hadapan saya. Lalu saya tekan dia untuk berusaha menangkapnya. Tiba-tiba dia bangun dan lompat ke belakang dinding sehingga saya mendengar jatuhnya. Setelah itu, dia tidak penah datang lagi._
_Imam Mujahid berkata: *Sesungguhnya mereka takut kepada kamu sebagaimana kamu takut kepada mereka.*_

Monday, 24 July 2017

Keutamaan Wanita

#KEUTAMAAN_WANITA

1. Doa seorang isteri yg taat memiliki kekuatan 70 wali

2. isteri yg membuatkan minum suami tanpa diminta, pahalanya 3 x khatam Qur'an.

3. Masakan isteri yg dilakukan secara sunah dan dimakan suami beserta keluarga pahalanya semua untuk isteri dan do'a suami yg memakan masakannya menjadi do'a yg diijabah.

4. isteri yg membangunkan suami untuk sholat atau mengingatkan sholat berjamaah di masjid pahalanya 27+1

5. Isteri yg kelelahan bangun malam karena anaknya minta susu sama dengan pahala 70 x haji mabrur

6. Seorang ibu yg menyusui setiap tetes susunya senilai 200 x sholat khusu dan doanya di ijabah' (fadilah wanita)

7. burung di udara dan malaikat dilangit akan selalu memintakan ampunan kepada Allah selama Isteri dalam keridhoan suami.

8. bila seorang suami pulang dengan gelisah dan isteri menghiburnya maka isteri mendapatkan 10 pahala jihad.

9. bila seorang wanita hamil sholatnya dua rekaat adalah lebih baik dari 80 rakaat sholat wanita yg tidak hamil.

10. bila seorang wanita hamil akan mendapatkan pahala 70 tahun sholat dan 70 tahun puasa.

11. wanita yg mencuci pakaian suami dan anak-anaknya akan mendapat 1000 kebaikan dan akan diampuni kesalahannya, bahkan segala sesuatu yang disinari matahari memintakan ampun baginya dan Allah SWT mengangkat derajatnya 1000 tingkat.

12. Wanita yg menyusui anaknya, maka setiap tetesan air susu tersebut akan mendapatkan 1 pahala dan apabila cukup 2 tahun menyusui maka malaikat dilangit akan mengabarkan berita bahwa SURGA wajib bagi nya".

13. Apabila sorang wanita kedatangan haid maka haidnya akan menghapus dosa2nya.

14. apabila ia membaca pd hr pertama keluar haid "Alhamdulilahi ala kullu halin wa astagfirullaha min kulli zanbi" Maka Allah Swt akan membebaskannya dr jahanam, shirat & adzab.

15. Setiap hari dari haidnya, Allah tinggikan dia dgn pahala 40 orang mati syahid apabila ia berdzikir.

SUBHANALLAAH...betap sayangnya Allah Swt terhadap kaum wanita.

Dan semoga kita mendapat pasangan hidup yang soleh dan solehah #Amin_yarobbalalamin

Filosofi Kebersamaan

```Filosofi Kebersamaan

Kenapa hujan itu menyenangkan ??
❓❓❓ 🌧🌧🌧

Karena turunnya rame2 🌧🌧🌧

Pasti garing kalau hujan itu turunnya hanya satu tetes. Lantas satu tetes lagi dan seterus nya, ya kan ?
💧💧💧

Kenapa nasi itu mengenyangkan ??
🍚🍚🍚

Karena disajikan rame2 juga 🍚🍚🍚

Pasti kita bengong kalau hanya satu butir saja disajikan diatas piring. Dan kita pasti bertanya mau makan apa ??
😨😨😨

Tahu ngak gigi itu berguna karena rame2 berbaris rapi
😁😁😁

Tapi kalau tdk berbaris rapi, pasti ompong namanya kalau cuma ada satu gigi
🤓🤓🤓

Dan tidak bisa buat mengunyah, ya kan ? Dan hanya bisa dipakai buat tersenyum dan org akan aneh melihatnya
😅😅😅

Nah, maka itu, didunia ini sesuatu yang positif selalu spesial apabila dilakukan rame2
😍😍😍

Contoh : Gotong royong, rame2 tentu lebih oke
👍�👍�👍�

Belajar rame2 itu lebih banyak yang dipelajari
📚📚📚

Bekerja, rame2 itu lebih cepat selesai
💪💪💪

Itulah gunanya teman2 rame2 di group ini dan baik2 makanya jadi heboh
😅😅😅

Apalagi ada teman2 yang saling menasehati & mengingatkan, itu menjadi lebih seru
😃😃😃

HANYA KARENA SEBUAH KESALAHAN...

JANGAN HAPUS PERSAUDARAAN..

JANGAN MENDELETE PERTEMANAN..

JANGAN MEMBLOK PERSAHABATAN..

JANGAN HENGKANG DARI GROUP..

APALAGI..
MENGUMPAT DAN MEMAKI - MAKI..

NAMUN...
HAPUSLAH KESALAHAN..

DEMI...
LANJUTKAN PERSAUDARAAN..

Begitulah pertemanan di group ini 💐💐💐💐💐💐

Hilang satu, terasa kosong semuanya
🙃🙃🙃

Kalau lengkap dan Rame2 pasti menyenangkan
😃😃😃

Kesimpulan Jika kita berada dalam pertemanan, maka itu lebih baik daripada bengong sendirian😧😧

Semoga hari ini semua kita dapat bersuka cita menikmati hidup ini. Aamiin 🌷🌷🌷🌷🌷🌷

Tetaplah bertahan dalam indahnya kebersamaan
😍😍😍

Pastikan ya...
Kita tidak hidup menyendiri, tinggallah dalam komunitas di group ini jika Anda ingin kuat, panjang umur dan terus bertumbuh..
💪💪

INDAHNYA... KEBERSAMAAN
😃😃😜```

Keutamaan Wanita

#KEUTAMAAN_WANITA

1. Doa seorang isteri yg taat memiliki kekuatan 70 wali

2. isteri yg membuatkan minum suami tanpa diminta, pahalanya 3 x khatam Qur'an.

3. Masakan isteri yg dilakukan secara sunah dan dimakan suami beserta keluarga pahalanya semua untuk isteri dan do'a suami yg memakan masakannya menjadi do'a yg diijabah.

4. isteri yg membangunkan suami untuk sholat atau mengingatkan sholat berjamaah di masjid pahalanya 27+1

5. Isteri yg kelelahan bangun malam karena anaknya minta susu sama dengan pahala 70 x haji mabrur

6. Seorang ibu yg menyusui setiap tetes susunya senilai 200 x sholat khusu dan doanya di ijabah' (fadilah wanita)

7. burung di udara dan malaikat dilangit akan selalu memintakan ampunan kepada Allah selama Isteri dalam keridhoan suami.

8. bila seorang suami pulang dengan gelisah dan isteri menghiburnya maka isteri mendapatkan 10 pahala jihad.

9. bila seorang wanita hamil sholatnya dua rekaat adalah lebih baik dari 80 rakaat sholat wanita yg tidak hamil.

10. bila seorang wanita hamil akan mendapatkan pahala 70 tahun sholat dan 70 tahun puasa.

11. wanita yg mencuci pakaian suami dan anak-anaknya akan mendapat 1000 kebaikan dan akan diampuni kesalahannya, bahkan segala sesuatu yang disinari matahari memintakan ampun baginya dan Allah SWT mengangkat derajatnya 1000 tingkat.

12. Wanita yg menyusui anaknya, maka setiap tetesan air susu tersebut akan mendapatkan 1 pahala dan apabila cukup 2 tahun menyusui maka malaikat dilangit akan mengabarkan berita bahwa SURGA wajib bagi nya".

13. Apabila sorang wanita kedatangan haid maka haidnya akan menghapus dosa2nya.

14. apabila ia membaca pd hr pertama keluar haid "Alhamdulilahi ala kullu halin wa astagfirullaha min kulli zanbi" Maka Allah Swt akan membebaskannya dr jahanam, shirat & adzab.

15. Setiap hari dari haidnya, Allah tinggikan dia dgn pahala 40 orang mati syahid apabila ia berdzikir.

SUBHANALLAAH...betap sayangnya Allah Swt terhadap kaum wanita.

Dan semoga kita mendapat pasangan hidup yang soleh dan solehah #Amin_yarobbalalamin