Tuesday, 18 July 2017

3 Pertanyaan, 1 Jawaban

*"TEMPELENG AJA" kalau Anda ditanya BENARKAH TUHAN ITU ADA... ???

(3 Pertanyaan, 1 Jawaban)

👦 Ada seorang pemuda yang lama sekolah di Russia, ia telah kembali ke tanah air, sesampainya di rumah ia meminta kepada orang tuanya untuk mencari seorang guru Agama Islam (Kiyayi)siapa pun yang bisa menjawab 3 pertanyaan darinya.

Akhirnya orang tua pemuda itu mendapatkan orang tersebut.

👦 *Pemuda :* (Dengan nada SOMBONG pemuda itu bertanya), "Anda siapa...?? dan apakah bisa menjawab pertanyaan saya...??"

💂 *Kiyayi :* "Saya hanyalah hamba ALLAH & dengan se-izin-NYA saya akan menjawab pertanyaan anda"

👦 *Pemuda :* (Tetap dengan nada SOMBONG), "Anda yakin..?!! sedang profesor & banyak orang pintar tidak mampu menjawab pertanyaan saya".

💂 *Kiyayi :* "Insya Allah saya akan mencoba sejauh kemampuan saya..!!"

👦 *Pemuda :* "Saya punya 3 buah pertanyaan..?!!

1⃣ Kalau memang TUHAN itu ada, tunjukkan wujud TUHAN kepada saya..?!!

2⃣ Apakah yang dinamakan TAKDIR..?!!

3⃣ Kalau SETAN diciptakan dari api, kenapa dimasukkan ke neraka yang dibuat dari api, tentu tidak menyakitkan buat setan, sebab mereka memiliki unsur yang sama..?!! Apakah TUHAN tidak pernah berfikir sejauh itu..?!!

✅ Tiba-tiba pemuka agama tersebut MENAMPAR pipi si pemuda SOMBONG dengab keras.

👦 *(Sambil menahan sakit) si Pemuda berkata :* "Kenapa...?? Anda marah kepada saya...??"

💂 *Kiyayi :* "Saya tidak marah..!! TAMPARAN itu adalah jawaban saya atas 3 buah pertanyaan yang anda ajukan kepada saya...!!"

👦 *Pemuda :* "Saya sungguh² tidak mengerti..?!!"

💂 *Kiyayi :* "Bagaimana rasanya tamparan saya..?!!"

👦 *Pemuda :* "Tentu saja saya merasakan sakit..!!"

💂 *Kiyayi :* "Jadi Anda percaya bahwa sakit itu ada..?!!"

👦 *Pemuda :* "Ya.. saya Percaya..!!"

💂 *Kiyayi :* "Tunjukkan pada saya wujud sakit itu..?!!"

👦 *Pemuda :* "Saya tidak bisa..!!"

💂 *Kiyayi :* "Itulah jawaban pertanyaan pertama, kita semua merasakan keberadaan TUHAN tanpa mampu melihat wujud-NYA.

💂 *Kiyayi :* "Apakah tadi malam anda bermimpi akan ditampar oleh saya..?!!"

👦 *Pemuda :* "Tidak..!!"

💂 *Kiyayi :* "Itulah yang dinamakan TAKDIR..!!"

💂 *Kiyayi :* "Terbuat dari apakah tangan yang saya gunakan untuk menampar anda..?!!"

👦 *Pemuda :* "Kulit..!!"

💂 *Kiyayi :* "Terbuat dari apa pipi Anda..?!!"

👦 *Pemuda :* "Kulit..!!"

💂 *Kiyayi :* "Bagaimana rasanya tamparan saya..?!!"

👦 *Pemuda :* "Sakit..!!"

💂 *Kiyayi :* "Walaupun setan terbuat dari api dan neraka terbuat dari api, jika TUHAN berkehendak, maka neraka akan mjd tempat menyakitkan bagi setan".

✳ *MASIHKAH ANDA MERAGUKAN KEHADIRAN 'TUHAN' DALAM HARI-HARI ANDA..?!!*

Monday, 17 July 2017

WHAFF

[WHAFF] Ratna Scii Oktizen sudah mengundang anda ke WHAFF! Download WHAFF, masukkan kode undangan : [ EY92007 ] dan dapatkan $0,300!!! https://play.google.com/store/apps/details?id=com.whaff.whafflock

5 Hal Yang Dilakukan Rasulullah Sebelum Tidur

*Sebelum Tidur, Inilah 5 Hal yang Dilakukan Rasulullah*

"Dan di antara tanda-tanda kekuasaanNya adalah tidurmu diwaktu malam dan siang hari serta usahamu mencari sebagian dari karuniaNya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mendengarkan" [Ar Rum: 23]

Sahabat Ummi, sesungguhnya segala aktivitas kita bisa bernilai ibadah, termasuk tidur. Bagaimanakah tidur yang bernilai ibadah? Tentu saja yang sesuai dengan apa yang Rasulullah contohkan, dengan melakukan sunah Rasul, in syaa Allah kita akan mendapatkan manfaat kesehatan dan juga pahala kebaikan di akhirat kelak.

Berikut ini ulasan 5 sunah sebelum tidur, semoga bermanfaat:

Pertama: Tidurlah dalam keadaan berwudhu.

Hal ini berdasarkan hadits Al Baro’ bin ‘Azib, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda,

"Dari al Barra bin Azib, bahwa Rasululah bersabda,”Jika engkau hendak menuju pembaringanmu, maka berwudhulah seperti engkau berwudhu untuk shalat, kemudian berbaringlahlah di rusukmu sebelah kanan lalu ucapkanlah doa:” Ya Allah sesungguhnya aku menyerahkan jiwaku hanya kepadaMu, kuhadapkan wajahku kepadaMu, kuserahkan segala urusanku hanya kepadamu, kusandarkan punggungku kepadaMu semata, dengan harap dan cemas kepadaMu, aku beriman kepada kitab yang Engkau turunkan dan kepada nabi yang Engkau utus” dan hendaklah engkau jadikan doa tadi sebagai penutup dari pembicaranmu malam itu. Maka jika enkau meninggal pada malam itu niscaya engkau meninggal di atas fitrah”

(HR. Bukhari no. 247 dan Muslim no. 2710)

Kedua: Tidur berbaring pada sisi kanan.

Hal ini berdasarkan hadits di atas. Adapun manfaatnya sebagaimana disebutkan oleh Ibnul Qayyim, “Tidur berbaring pada sisi kanan dianjurkan dalam Islam agar seseorang tidak kesusahan untuk bangun shalat malam. Tidur pada sisi kanan lebih bermanfaat pada jantung. Sedangkan tidur pada sisi kiri berguna bagi badan (namun membuat seseorang semakin malas)” (Zaadul Ma’ad, 1/321-322).

Ketiga: Meniup kedua telapak tangan sambil membaca surat Al Ikhlash (qul huwallahu ahad), surat Al Falaq (qul a’udzu bi robbil falaq), dan surat An Naas (qul a’udzu bi robbinnaas), masing-masing sekali. Setelah itu mengusap kedua tangan tersebut ke wajah dan bagian tubuh yang dapat dijangkau. Hal ini dilakukan sebanyak tiga kali. Inilah yang dicontohkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagaimana dikatakan oleh istrinya ‘Aisyah.

Dari ‘Aisyah, beliau radhiyallahu ‘anhaberkata,

“Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ketika berada di tempat tidur di setiap malam, beliau mengumpulkan kedua telapak tangannya lalu kedua telapak tangan tersebut ditiup dan dibacakan ’Qul huwallahu ahad’ (surat Al Ikhlash), ’Qul a’udzu birobbil falaq’ (surat Al Falaq) dan ’Qul a’udzu birobbin naas’ (surat An Naas). Kemudian beliau mengusapkan kedua telapak tangan tadi pada anggota tubuh yang mampu dijangkau dimulai dari kepala, wajah, dan tubuh bagian depan. Beliau melakukan yang demikian sebanyak tiga kali.” (HR. Bukhari no. 5017).

Membaca Al Qur’an sebagaimana yang dicontohkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ini lebih menenangkan hati dan pikiran daripada sekedar mendengarkan alunan musik.

Keempat: Membaca ayat kursi sebelum tidur.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhuberkata,

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallammenugaskan aku menjaga harta zakat Ramadhan kemudian ada orang yang datang mencuri makanan namun aku merebutnya kembali, lalu aku katakan, “Aku pasti akan mengadukan kamu kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam“. Lalu Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhumenceritakan suatu hadits berkenaan masalah ini. Selanjutnya orang yang datang kepadanya tadi berkata, “Jika kamu hendak berbaring di atas tempat tidurmu, bacalah ayat Al Kursi karena dengannya kamu selalu dijaga oleh Allah Ta’ala dan syetan tidak akan dapat mendekatimu sampai pagi“. Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Benar apa yang dikatakannya padahal dia itu pendusta. Dia itu syetan“. (HR. Bukhari no. 3275)

Kelima: Membaca do’a sebelum tidur “Bismika allahumma amuutu wa ahyaa”.

Dari Hudzaifah, ia berkata,

“Apabila Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam hendak tidur, beliau mengucapkan: ‘Bismika allahumma amuutu wa ahya (Dengan nama-Mu, Ya Allah aku mati dan aku hidup).’ Dan apabila bangun tidur, beliau mengucapkan: “Alhamdulillahilladzii ahyaana ba’da maa amatana wailaihi nusyur (Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami, dan kepadaNya lah tempat kembali).” (HR. Bukhari no. 6324)

Sunday, 16 July 2017

Hidayah Sunnah

HIDAYAH SUNNAH:
*RENUNGAN BERHARGA*

*FENOMENA AKHIR ZAMAN....*

● _Banyak rumah makin besar, tapi keluarganya makin kecil._

● _Gelar pendidikan makin tinggi, akal sehat makin rendah_

● _Pengobatan makin canggih, kesehatan makin buruk._

● _Travelling keliling dunia, tapi tidak kenal tetangga sendiri._

● _Penghasilan makin meningkat, ketenteraman jiwa makin berkurang._

● _Kualitas Ilmu makin tinggi, kualitas emosi makin rendah._

● _Jumlah Manusia makin banyak, rasa kemanusiaan makin menipis._

● _Pengetahuan makin bagus, kearifan makin berkurang._

● _Perselingkuhan makin marak, kesetiaan makin punah._

● _Semakin banyak teman di dunia maya, tapi tidak punya sahabat sejati._

● _Minuman makin banyak jenisnya, air bersih makin berkurang ._

● _Pakai jam tangan mahal, tapi tak pernah tepat waktu._

● _Ilmu makin tersebar, adab dan akhlak makin lenyap_

● _Belajar makin mudah, guru makin tidak dihargai_

● _Teknologi Informasi makin canggih, fitnah dan aib makin tersebar._

● _Orang yang rendah ilmu banyak bicara, orang yang tinggi ilmu banyak terdiam._

● _Tontonan makin banyak, tuntunan makin berkurang..._

Allohu Musta'an, semoga Alloh beri kita kekuatan Iman

Aamiin.....

Ganti Ucapan Kita Dengan Doa

*GANTI UCAPAN KITA DENGAN DOA*

Jangan ucapkan "0k"
👉ucapkan "Insyaa Allah"
اِنْ شَآ ءَ اللَّهُ
Jangan ucapkan "wow"
👉ucapkan "SubhanAllah"
سُبْحَانَ اللهُ
Jangan ucapkan "hebat"
👉ucapkan "Masyaa Allah"
مَاشَآءَاللّهُ.
Jangan ucapkan "saya baik2 saja"
👉ucapkan "Allhamdulillah"
الْحَمْدُ لِلَّهِ
Jangan ucapkan "Terimakasih"
👉ucapkan "Jazaa(ka/ki/kumu)llahu Khairan"
جَزَاك اللهُ خَيْرًا
Jangan ucapkan "Hati2 ya...sampai jumpa"
👉ucapkan "Fii Amanillah"
فِي أَمَانِ الله
Jangan ucapkan "Hello"
👉ucapkan "Assalamualaikum Warahmatullah"
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ 

doa yg indah untuk
berterima kasih pada Allah
pada semua kesempatan

"allahumma a'inni 
'ala dzikrika wa syukrika
  wa husni  'ibadatika"
اللَّهُمَّ أَعِنِّى عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ
عِبَادَتِك

Mari kita sama-sama membetulkan kata2 yg sering kita tuliskan*  :
★ *Aamiin*,
★ *In Syaa Allah* ,      dan
★ Menyingkat kata *Assalamu'alaikum*.
💦💦💦💦💦

★ Dalam bahasa Arab ada 4 kata amin yg berbeda makna :
- Amin    = Aman
- Aamin  = Meminta perlindungan
- Amiin   = Jujur
- Aamiin = Ya Allah,   
    kabulkanlah do'a kami
💦💦💦💦💦

★ Kita seharusnya tidak menulis :
*Insya Allah* = Menciptakan Allah (naudzubillah ..)

Tapi pastikan kita menulis :
*In Syaa Allah* =  dengan izin Allah
💦💦💦💦💦

★ Assalamualaikum, jgn disingkat, karena ;

1. As = Orang bodoh ;
              keledai
2. Ass  = Pantat
3. Askum = Celakalah
                       kamu
4. Assamu     = Racun
5. Samlekum = Matilah
                             kamu
6. Mikum = Dari bahasa
     Ibrani Mari Bercinta.

- Salam pendek,
- Salam sedang dan
- Salam panjang telah
  dicontohkan oleh Nabi
  dan tidak merubah 
  makna aslinya :

1⃣ *Salam pendek* : "Assalamualaikum".
- Dengan 10 kebaikan.

2⃣ *Salam sedang* : "Assalamualaikum warahmatullah".
- Dengan 20 kebaikan.

3⃣ *Salam panjang* : "Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh".
- Dengan kebaikan
  sempurna.

Dengan penjelasan ini, mudah-mudahan tidak ada lagi yang menyingkat karena dapat merubah maksud.

Saturday, 15 July 2017

The Secret of Marketing Langit

. # The Secret of Marketing Langit #💡

- Ada yang mengetuk pintu langit dengan cara tiap pagi membagi 40 nasi untuk duafa, rutin dia lakukan..

- Ada orang yang ngundang rejeki dengan cara mencium punggung tangan ibunya, lalu minta didoakan...

- Ada yang mengundang rejeki, tiap pekan dia datangi anak-anak Yatim, diusap2 kepalanya, dibelikan sesuatu untuk keperluan mereka, sebagaimana diajarkan nabi kita..

- Ada yg ngundang rejeki, tiap pagi berangkat kerja dia rutin bersedekah kepada siapa saja...

- Ada org yg ngundang rejeki, tiap malam jumat dia membagi makanan kepada 100 orang yang tidur di Jalanan..
Doanya tembusss kelangit!

- Ada orang yg ngundang rejeki, tiap setelah sholat subuh dia tidak tidur dia ber istigfar 100 kali dan tadarrus Al quran hingga terbit fajar, lalu menatap langit langsung, mengangkat tangan, dan Nembus langsung pada Tuhannya.. 

- Ada yg ngundang rejeki, tiap jumat omzet/profit penjualannya 100% disedekahkan.. 

- Ada yg ngundang Rejeki, tiap bulan 20% dari total pendapatannya disedekahkan..
Dia Yakin Tuhannya MAHA KAYA.. 

- Ada yang ngundang rejeki, seminggu sekali dia tengah malam datangi rumah duafa, dia panggul sendiri makanan untuk mereka... 

- Ada yang ngundang rejeki, tiap jum'at dia tidak mau dibayar untuk tenaganya yg dia berikan ke orang lain, tiap tetes keringatnya penuh pahala...

- Ada yang mengundang rejeki dengan memperbaiki jadwal sholat 5 waktunya berjamaah di masjid dan ALLAH pun memudahkan segala urusannya..

- Ada yang ngundang rejeki, tiap pagi dia sholat dhuha & berdoa, ketika orang lain sdh sibuk dia memilih ngadep langsung ke Penciptanya..

- Ada yang tiap 1/3 malam dia bangun sholat tahajjud berbisik pada bumi dan terdengar dilangit, ALLAH ridho hidupnya pun berkah..

Ada yg ngundang REZEKI dg cara MENANAM POHON dan mengkampanyekannya agar semua MAKHLUK BUMI bisa menikmati OKSIGEN dan mengurangi CO²

Rezekimu bukan dari Bossmu atau pelangganmu,
Tapi dari ALLAH

Undang rejeki dtg dg cara2 yg ALLAH Ridhoi...

"Memberi informasi itu tenangkan hati"
Kalo hatimu gak tenang, jangan2 karena berbagi informasipun engkau enggan..

Orang yg yakin ALLAH MAHA KAYA, dia gak pernah takut kelaparan.. dia gak pernah takut.. dan gak pernah ragu!

Mau jalan manakah yg kita pilih untuk mengundang rezeki?

Lakukanlah tanpa ada rasa ragu.

MAN JADDA WA JADA..
Ikhlaskan Insya ALLAH...

Wanita Yang Kematiannya Disambut Para Malaikat

WANITA YANG KEMATIANNYA DISAMBUT PARA MALAIKAT,

Kisah ini mungkin telah sering kita dengar. Namun, sekedar mengingatkan kembali tentang perjuangan wanita mulia ini, semoga dapat mengembalikan ghirah kita untuk juga bisa menteladani beliau, wanita yang ‘berhati baja’.

Nusaibah Binti Ka’ab radhiyallahu anha, namanya tercatat dalam tinta emas penuh kemuliaan.

Bahkan kematiannya mengundang ribuan malaikat untuk menyambutnya.

Hari itu Nusaibah sedang berada di dapur. Suaminya, Said sedang beristirahat di bilik tempat tidur.

Tiba-tiba terdengar suara gemuruh bagaikan gunung-gunung batu yang runtuh.

Nusaibah menerka, itu pasti tentara musuh. Memang, beberapa hari ini ketegangan memuncak di kawasan Gunung Uhud.

Dengan bergegas, Nusaibah meninggalkan apa yang sedang dilakukannya dan masuk ke bilik. Suaminya yang sedang tertidur dengan halus dan lembut dikejutkannya.

“Suamiku tersayang”,
Nusaibah berkata, “Aku mendengar pekik suara menuju ke Uhud. Mungkin orang-orang kafir telah menyerang.”

Said yang masih belum sadar sepenuhnya, tersentak. Dia menyesal mengapa bukan dia yang mendengar suara itu. Malah isterinya.

Dia segera bangun dan mengenakan pakaian perangnya. Sewaktu dia menyiapkan kuda, Nusaibah menghampiri. Dia menyodorkan sebilah pedang kepada Said.

“Suamiku, bawalah pedang ini. Jangan pulang sebelum menang.”

Said memandang wajah isterinya. Setelah mendengar perkataannya itu, tak pernah ada keraguan padanya untuk pergi ke medan perang.

Dengan sigap dinaikinya kuda itu, lalu terdengarlah derap suara langkah kuda menuju ke utara. Said langsung terjun ke tengah medan pertempuran yang sedang berkecamuk. Di satu sudut yang lain, Rasulullah melihatnya dan tersenyum kepadanya. Senyum yang tulus itu semakin mengobarkan keberanian Said.

Di rumah, Nusaibah duduk dengan gelisah. Kedua anaknya, Amar yang baru berusia 15 tahun dan Saad yang dua tahun lebih muda, memperhatikan ibunya dengan pandangan cemas. Ketika itulah tiba-tiba muncul seorang penunggang kuda yang nampaknya sangat gugup.

“Ibu, salam dari Rasulullah,” berkata si penunggang kuda, “Suami Ibu, Said baru sahaja gugur di medan perang. Beliau syahid…”

Nusaibah tertunduk sebentar,
“Inna lillah…..” gumamnya,
“Suamiku telah menang perang. Terima kasih, ya Allah.”

Setelah pemberi kabar itu meninggalkan tempat, Nusaibah memanggil Amar. Ia tersenyum kepadanya di tengah tangis yang tertahan,

“Amar, kaulihat Ibu menangis....?.. Ini bukan air mata sedih mendengar ayahmu telah Syahid. Aku sedih karena tidak memiliki apa-apa lagi untuk diberikan pagi para pejuang Nabi.

Maukah engkau melihat ibumu bahagia....?”

Amar mengangguk. Hatinya berdebar-debar.

“Ambillah kuda di kandang dan bawalah tombak. Bertempurlah bersama Nabi hingga kaum kafir terhapus.”

Mata Amar bersinar-sinar. “Terima kasih, Ibu. Inilah yang aku tunggu sejak dari tadi. Aku ragu, seandainya Ibu tidak memberi peluang kepadaku untuk membela agama Allah.”

Putera Nusaibah yang berbadan kurus itu pun terus menderapkan kudanya mengikut jejak sang ayah.

Tidak terlihat ketakutan sedikitpun dalam wajahnya.
Di hadapan Rasulullah, ia memperkenalkan diri.

“Ya Rasulullah, aku Amar bin Said. Aku datang untuk menggantikan ayahku yang telah gugur.”

Rasul dengan terharu memeluk anak muda itu.

“Engkau adalah pemuda Islam yang sejati, Amar. Allah memberkatimu….”

Hari itu pertempuran berlalu cepat. Pertumpahan darah berlangsung hingga petang. Pagi-pagi seorang utusan pasukan Islam berangkat dari perkemahan di medan tempur, mereka menuju ke rumah Nusaibah.

Setibanya di sana, wanita yang tabah itu sedang termangu-mangu menunggu berita, “Ada kabar apakah gerangan?..”

serunya gemetar ketika sang utusan belum lagi membuka suaranya, “Apakah anakku gugur?..”

Utusan itu menunduk sedih, “Betul….”

“Inna lillah….” Nusaibah bergumam kecil. Ia menangis.
“Kau berduka, ya Ummu Amar...?..”

Nusaibah menggeleng kecil. “Tidak, aku gembira. Hanya aku sedih, siapa lagi yang akan kuberangkatkan?.. Saad masih kanak-kanak.”

Mendengar itu, Saad yang sedang berada tepat di samping ibunya, menyela, “Ibu, jangan remehkan aku. Jika engkau izinkan, akan aku tunjukkan bahwa Saad adalah putera seorang ayah yang gagah berani.”

Nusaibah terperanjat. Ia memandang puteranya. “Kau tidak takut, nak?..”

Saad yang sudah meloncat ke atas kudanya menggeleng, yakin. Sebuah senyum terhias di wajahnya. Ketika Nusaibah dengan besar hati melambaikan tangannya, Saad hilang bersama utusan tentara itu.

Di arena pertempuran, Saad betul-betul menunjukkan kemampuannya. Pemuda berusia 13 tahun itu telah banyak menghempaskan nyawa orang kafir. Hingga akhirnya tibalah saat itu, yakni ketika sebilah anak panah menancap di dadanya. Saad tersungkur mencium bumi dan menyerukan, “Allahu Akbar!..”

Kembali Rasulullah memberangkatkan utusan ke rumah Nusaibah.

Mendengar berita kematian itu, Nusaibah meremang bulu tengkuknya.

“Hai utusan,” ujarnya, “Kau saksikan sendiri aku sudah tidak memiliki apa-apa lagi. Hanya masih tersisa diriku yang tua ini. Untuk itu izinkanlah aku ikut bersamamu ke medan perang.”

Sang utusan mengerutkan keningnya...

“Tapi engkau wanita, ya Ibu….”

Nusaibah tersinggung, ....

“Engkau meremehkan aku karena aku wanita?.. Apakah wanita tidak ingin pula masuk ke Syurga melalui jihad?..”

Nusaibah tidak menunggu jawaban dari utusan tersebut. Ia bergegas menghadap Rasulullah dengan mengendarai kuda yang ada.

Tiba di sana,..

Rasulullah mendengarkan semua perkataan Nusaibah. Setelah itu, Rasulullah pun berkata dengan senyum.

“Nusaibah yang dimuliakan Allah. Belum masanya wanita mengangkat senjata. Untuk sementara engkau kumpulkan saja obat-obatan dan rawatlah tentara yang luka-luka. Pahalanya sama dengan yang bertempur.”

Mendengar penjelasan Nabi demikian, Nusaibah pun segera menenteng obat-obatan dan berangkatlah ke tengah pasukan yang sedang bertempur.

Dirawatnya mereka yang mengalami luka-luka dengan cermat. Pada suatu saat, ketika ia sedang menunduk dan memberi minum seorang prajurit muda yang luka-luka, tiba-tiba rambutnya terkena percikan darah.

Nusaibah lalu memandang. Ternyata kepala seorang tentara Islam tergolek, tewas terbabat oleh senjata orang kafir.

Timbul kemarahan Nusaibah menyaksikan kekejaman ini.

Apalagi ketika dilihatnya Rasulullah terjatuh dari kudanya akibat keningnya terserempet anak panah musuh. Nusaibah tidak dapat menahan diri lagi, menyaksikan hal itu.

Ia bangkit dengan gagah berani. Diambilnya pedang prajurit yang tewas itu.

Dinaiki kudanya. Lantas bagaikan singa betina, ia mengamuk.

Musuh banyak yang terbirit-birit menghindarinya. Puluhan jiwa orang kafir pun tumbang.

Hingga pada suatu waktu ada seorang kafir yang mengendap dari arah belakang, dan langsung menebas putus lengan kirinya.

Nusaibah pun terjatuh, terinjak-injak oleh kuda. Peperangan terus berjalan. Medan pertempuran makin menjauh, sehingga tubuh Nusaibah teronggok sendirian.

Tiba-tiba Ibnu Mas’ud menunggang kudanya, mengawasi kalau-kalau ada orang yang bisa ditolongnya.

Sahabat itu, begitu melihat ada tubuh yang bergerak-gerak dengan susah payah, dia segera mendekatinya. Dipercikannya air ke muka tubuh itu.

Akhirnya Ibnu Mas’ud mengenalinya, “Isteri Said-kah engkau.....?..”

Nusaibah samar-sama memperhatikan penolongnya. Lalu bertanya,

“Bagaimana dengan Rasulullah?.. Selamatkah baginda?..”

“Baginda Rasulullah tidak kurang suatu apapun…”

“Engkau Ibnu Mas’ud, bukan?.. Pinjamkan kuda dan senjatamu kepadaku….”

“Engkau masih terluka parah, Nusaibah….”

“Engkau mau menghalangi aku untuk membela Rasulullah?..”

Terpaksa Ibnu Mas’ud menyerahkan kuda dan senjatanya. Dengan susah payah, Nusaibah menaiki kuda itu, lalu menderapkannya menuju ke medan pertempuran.

Banyak musuh yang dijungkir balikkannya. Namun karena tangannya sudah buntung, akhirnya tak urung juga lehernya terbabat putus oleh sabetan pedang musuh.

Gugurlah wanita perkasa itu ke atas pasir. Darahnya membasahi tanah yang dicintainya.

Tiba-tiba langit berubah mendung, hitam kelabu. Padahal tadinya langit tampak cerah dan terang benderang. Pertempuran terhenti sejenak.

Rasul kemudian berkata kepada para sahabatnya,

“Kalian lihat langit tiba-tiba menghitam bukan?.. Itu adalah bayangan para malaikat yang beribu-ribu jumlahnya. Mereka berduyun-duyun menyambut kedatangan arwah Nusaibah, wanita yang perkasa.”

MasyaAlloh.....
Allahu Akbar..
Allahu Akbar..
Allahu Akbar..

Tanpa pejuang sejati seperti dia, mustahil agama Islam bisa sampai dengan damai kepada kita yang hidup di jaman sekarang.

Semoga Allah ‘Azza Wa Jalla menempatkan mereka, dan kita semua di Syurga-Nya disamping Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, Aamiin.

Kisah penuh inspiratif ini seharusnya dapat menggugah jiwa juang kita, agar tidak cengeng melepas anak -anak yang sedang berjuang.

Kalo ingin anak menjadi kuat, maka kita harus menjadi ibu yang kuat terlebih dahulu.😞

Wallahu'alam...

😭😭😭😭😭😭😭😭😭